Sebelum RUPSLB, Garuda Indonesia Kaji Kebijakan yang Tidak Beres

    Annisa ayu artanti - 12 Desember 2019 18:43 WIB
    Sebelum RUPSLB, Garuda Indonesia Kaji Kebijakan yang Tidak Beres
    Ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani
    Jakarta: PT Garuda Indonesia Tbk akan mengkaji ulang kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai dengan ketentuan pada masa kepemimpinan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

    Pelaksana Harian Direktur Human Capital Garuda Indonesia Aryaperwira Adileksana mengatakan sebelum Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 Januari 2020, perusahaan akan bebenah kebijakan-kebijakan yang tidak beres.

    "Untuk 45 hari ke depan adalah pemulihan sejumlah ketentuan yang selama ini berpotensi melanggar ketentuan dari perundangan dan perjanjian kerja bersama yang sudah ada di PT Garuda Indonesia," kata Arya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019.

    Arya menjelaskan secara rinci salah satu kebijakan yang dikaji ulang adalah kebijakan terkait mutasi awak kabin. Kebijakan ini dinilai semena-mena karena banyak merugikan awak kabin.

    "Jadi, sejumlah mutasi maupun rotasi karyawan yang tidak memenuhi ketentuan kami tinjau ulang dan kami kembalikan sesuai kebutuhan perusahaan," ucap Arya.


    Sebelumnya, salah satu anggota Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) mengungkapkan di era Ari Askhara banyak kebijakan yang semena-mena.

    Pramugari Putri Adelia Pamela mengungkapkan dia termasuk yang menjadi korban kebijakan yang semena-mena itu. Adel dipindahkan dari home base-nya di Jakarta ke Makassar tanpa tahu alasan pemindahan tersebut. Padahal, biasanya pemindahan home base itu dilakukan untuk tujuan operasional dan mendekati tempat tinggal pramugari.

    "Saya sendiri termasuk awak kabin yang dimutasi ke Makassar, sebelumnya base di Jakarta. Dan semua dijalankan tanpa prosedur dan tanpa sebab jelas," kata Adel.

    "Saya berusaha memperjelas berapa lama, dan apa yang dijalankan tapi tidak dapet kepastian dari perusahaan saat di bawah Ari Askhara," ungkap Adel.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id