BRI dan Sarinah Bakal Disinergikan untuk Dorong UMKM

    Ilham wibowo - 20 Desember 2019 14:10 WIB
    BRI dan Sarinah Bakal Disinergikan untuk Dorong UMKM
    BRI dan Sarinah Bakal Disinergikan untuk Dorong UMKM. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo
    Jakarta: Menteri BUMN Erick Thohir memastikan pihaknya bakal mendukung peningkatan kinerja UMKM di Tanah Air guna mendorong pertumbuhan yang lebih masif. Dua perusahaan yakni Sarinah dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) rencananya bakal disinergikan untuk berkolaborasi di sektor UMKM.

    "Saya rasa nanti masing-masing bank itu punya fokusnya, memang BRI yang terbesar dan nanti akan kita sinergikan dengan Sarinah," ujar Erick Thohir saat menghadiri UMKM Export BRILian Preneur 2019, di JCC, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Desember 2019.

    Erick mengatakan bahwa terkait upaya untuk mendongkrak UMKM, BRI tidak perlu membentuk anak perusahaan lagi, melainkan kinerja perseroan yang fokus di pendanaan dan pembinaan UMKM bakal terus ditingkatkan.

    "BRI bersinergi dengan Sarinah, BRI juga mendukung Sarinah terkait pembiayaan atau keahlian (expertise) yang sudah ada pada hari ini mengenai kuratornya bersama bapak Menteri Koperasi dan UKM salah satunya untuk mensinergikan itu," ungkpanya.

    Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menuturkan produk buatan UMKM binaan BRI sangat potensial memainkan perannya di pasar ekspor. Ia berharap sinergi perusahaan BUMN bisa meningkatkan nilai tambah dan kinerja ekspor UMKM yang baru menyumbang 14 persen.

    "Kalau kita lihat tadi produk yang dimutasi dan dipamerkan di BRILian Praneur ini presiden berkomentar  berkelas dunia, ada handycraf, furniture, fesyen dan food, kalau bisa UMKM yang dinaik kelas itu produknya yang sudah naik kelas tinggal diperbesar diproduksinya," paparnya.

    Direktur Utama BRI Sunarso memaparkan pasar ekspor untuk UMKM di Tanah Air saat ini jadi target yang disasar. Saat ini sudah ada 154 pelaku UMKM binaan BRI yang telah melakukan ekspansi penjulan produk ke mancanegara.

    "UMKM Export BRILiant Preneur 2019 ini adalah upaya mempertemukan pelaku UMKM dengan buyer dari luar neger, tujuannya untuk dorong UMKM tidak hanya naik kelas tapi bisa menembus pasaran ekspor," tuturnya.

    Nasabah UMKM dari BRI juga berkesempatan memanfaatkan pelatihan dan pembinaan agar produk yang dihasilkan bisa menembus pasar ekspor. Strategi pemasaran jadi kunci selain terus meningkatkan daya saing produk.

    "Karena ekspor kita tidak terbatas pada beberapa negara, ada juga yang ke negara muslim, maka penting untuk dapatkan sertifikasi halal terutama produk makanan. Maka di coaching clinic itu juga ada caranya bagaimana dapat lisensi produk halal," kata Sunarso.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id