Hipmi Ngadu ke Jokowi Perizinan Susah

    Annisa ayu artanti - 15 Januari 2020 17:01 WIB
    Hipmi <i>Ngadu</i> ke Jokowi Perizinan Susah
    Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Mardan H. Maming. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu
    Jakarta: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengeluhkan perizinan yang masih sulit di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Mardan H. Maming mengatakan, pengusaha-pengusaha muda kerap kali disulitkan masalah perizinan setiap kali memulai binsis.

    "Kita sering terhalang oleh perkara perizinannya yang susah untuk didapatkan," kata Maming saat pidato pelantikan pengurus Hipmi 2019-2022 di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.

    Dia pun meminta pemerintah memerhatikan serta memuluskan perizinan yang sering membuat pengusaha muda terkendala. Untuk hal paling sederhana saja, Maming memberi contoh, masih banyak pengusaha kesulitan membuka bisnis kedai kopi di kampus-km

    "Kita mau membuka Hipmi Kopi, sudah dipresentasikan di UI tapi ada kendala, sudah siapkan modalnya, sudah menyiapkan tempat kopinya, tapi perizinannya belum dapat." ungkap dia.

    Hipmi Kopi, katanya tidak bisa masuk kampus tersebut lantaran ada seorang kerabat pejabat kampus yang memiliki bisnis yang sama dengan Hipmi Kopi.

    "Yang pasti di sana disampaikan, kalau mau menjual Hipmi Kopi, tidak boleh sama dengan punya Ibu Maya. Saya menduga duga apakah Ibu Maya itu istrinya pak Rektor apa bagaimana?" ucapnya seraya bergurai.

    Padahal, ia meyakini dengan dukungan pemerintah terhadap kemudahan berusaha akan banyak anak muda Indonesia yang menjadi pengusaha.

    "Untuk itu di sini saya mohon kepada bapak presiden untuk memberi dukungan kepada kami, para anak muda," tukas dia.

    Mardani H. Maming yang terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Masa Bakti 2019-2022 pada Munas Hipmi XVI, September 2019.

    Maming menggantikan jabatan Bahlil Lahadalia yang diangkat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id