Sampai Kuartal III, BRI Agro Salurkan Kredit Rp9,8 Triliun

    Dian Ihsan Siregar - 30 Oktober 2017 21:12 WIB
    Sampai Kuartal III, BRI Agro Salurkan Kredit Rp9,8 Triliun
    Illustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO).
    medcom.id, Jakarta: Periode Januari hingga September 2017, PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) telah menyalurkan kredit sebesar Rp9,8 trilliun, atau naik 24,01 persen dari posisi Rp7,60 triliun di periode yang sama tahun lalu.

    Kredit yang tumbuh tinggi memberikan dampak yang besar bagi posisi laba perusahaan yang menjadi Rp102 miliar per September 2017, atau naik 24,01 persen dari tingkat laba Rp82,10 miliar di kuartal III-2016.

    "Pertumbuhan laba bersih terutama didukung oleh ekspansi pembiayaan yang tumbuh cukup tinggi, serta terjaganya biaya dana yang relatif stabil bahkan cenderung menurun," ungkap Direktur Utama BRI Agro, I Komang Sudiarsa dalam keterangannya yang diterima media, Senin 30 Oktober 2017.

    Segmen ritel, bilang dia, menjadi salah satu target utama perseroan yang akan digarap lebih serius guna menjaga diversifikasi pembiayaan sekaligus membuka akses yang lebih banyak ke masyarakat yang membutuhkan pembiayaan produktif khususnya sektor agribisnis.

    "Rata-rata pertumbuhan kredit dalam kurun waktu 5 tahun meningkat sebesar 34,08 persen jauh di atas rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan nasional," tutur I Komang Sudiarsa.

    Sejalan dengan peningkatan kredit, dia mengatakan, total aset perusahaan anak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ini menjadi Rp14,03 triliun di akhir kuartal III-2017 atau tumbuh sebesar 34,32 persen, bila dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp10,44 triliun.

    Peningkatan total aset, sambung dia, didukung oleh penambahan modal melalui mekanisme right issue sebesar Rp1 triliun dan penerbitan obligasi I senilai Rp500 miliar pada bulan Juli 2017, sisanya adalah Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 23,56 persen menjadi Rp10,27 triliun, dari posisi Rp8,32 Triliun.

    "Kami terus berupaya mendorong peningkatan DPK khususnya dana murah melalui produk tabungan maupun giro untuk menghemat biaya dana. Untuk mendukung hal ini, telah dilakukan re-branding nama tabungan utama BRI Agro menjadi Agrotama dengan kartu ATM yang telah berteknologi NSICCS, sehingga lebih aman dan tetap dapat digunakan di ATM BRI di seluruh Indonesia," tambah I Komang.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id