BPOM Tantang Pelaku Usaha Tingkatkan Ekspor

    Ilham wibowo - 16 Oktober 2019 19:59 WIB
    BPOM Tantang Pelaku Usaha Tingkatkan Ekspor
    Kepala BPOM Penny K Lukito (kanan) bersama Presdir Mayora Group Andre Sukendra Atmadja (kiri). Foto: Medcom.id/Ilham wibowo.
    Pasuruan: Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM) mendorong pelaku usaha yang ingin produk andalannya dipasarkan di mancanegara. Fasilitas kemudahan sertifikasi bisa dimanfaatkan untuk mengawal jaminan kualitas mutu.

    "Sering kali di negara yang kami kunjungi produk Indonesia ada di mana-mana, kami dorong terus untuk ekspor, kami buka diri dan buka karpet hijau artinya berikan kemudahan yang harus diikuti," kata Kepala BPOM Penny K Lukito ditemui saat ekspor perdana produk Mayora di Pasuruan, Jawa Timur, Rabu, 16 Oktober 2019.  

    Penny memastikan uji klinis yang dilakukan BPOM RI telah diakui di berbagai negara. Sehingga produk buatan pengusaha Tanah Air terutama olahan pangan bisa dinikmati tanpa menimbulkan kekhawatiran konsumennya.

    "Seperti produk air minum dalam kemasan jadi salah satu perhatian pengawasan khusus BPOM dan pastikan perusahaan memenuhi aspek keamanan mutu kualitas, itu fokus kami dengan standar yang ada," tuturnya.

    Menurut Penny, uji kesehatan jadi penting dalam sebuah produk yang diperjualbelikan dan dikonsumsi masyarakat. Khusus untuk mendorong ekspor, BPOM punya aplikasi surat keterangan ekspor (SKE) secara online, memberikan digital signature untuk SKE pangan, serta fasilitas export consultation desk (ECD).

    "Kami dorong terus perusahan karena produk pangan itu berisiko tinggi, jangan sampai mengandung bahan-bahan berbahaya," ungkapnya.

    Penny melanjutkan, pelaku usaha tak perlu ragu mencari informasi pengembangan ekspor kepada BPOM. Tim yang bergabung dengan kantor kedutaan besar Indonesia di berbagai negara juga bisa mencarikan pasar ekspor yang sesuai dengan inovasi produk yang dikembangkan.

    "Sekarang tinggal perusahaan membangun dan meningkatkan produksi dan konsisten mendorong pasar ekspor karena itu banyak dibantu Pemerintah. Saya tantang banyak ekspor ke negara lainnya," ucapnya.

    Dalam kesepatan yang sama, Presiden Direktur Mayora Group Andre Sukendra Atmadja mengatakan pihaknya telah memanfaatkan fasilitas kemudahan ekspor BPOM untuk penjualan produk di berbagai negara. Terbaru, ekspor perdana telah dilakukan untuk produk air dalam kemasan tujuan Singapura.

    "BPOM aktif bantu pengembangan ekspor Mayora seperti fasilitasi proses sterilisasi pangan, sehingga produk mi kami dengan daging ayam asli bisa tembus pasar Australia juga air mineral kami ekspor perdana ke Singapura," ujarnya.
     



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id