Pamit, Nadiem Makarim Kenang Perjalanan Go-Jek

    Nia Deviyana - 23 Oktober 2019 12:24 WIB
    Pamit, Nadiem Makarim Kenang Perjalanan Go-Jek
    Mantan CEO Gojek Nadiem Makarim di Istana Negara. FOTO: MI/RAMDANI
    Jakarta: Mantan CEO Go-Jek Nadiem Makarim mengenang kembali perjalanan perusahaan rintisan yang dibangunnya sembilan tahun lalu. Adapun pada 21 Oktober, Nadiem memutuskan mengundurkan diri dari Go-Jek dan menerima tawaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) masuk Kabinet Indonesia Maju sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan (mendikbud).

    Informasi terkait dengan penunjukkan Nadiem telah dikomunikasikan langsung melalui surat elektronik (email) kepada seluruh karyawan Gojek hari ini. Dalam surat tersebut, Nadiem menyampaikan harapannya untuk masa depan Gojek.

    Gojek dimulai dari nol, hanya bermodal tekad yang kuat untuk membawa perubahan. Saat itu, kita melihat rumitnya lalu lintas Jakarta. Padahal, ada komunitas ojek yang bisa menjadi solusi jika saja ada yang mengorganisir mereka sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih efisien.


    Berawal dari tekad untuk memudahkan hidup keseharian semua orang, Gojek lahir dengan dukungan dari begitu banyak teman, partner bisnis, investor dan stakeholders. Saat ini, Gojek telah menjadi ikon untuk masa depan Indonesia dan Asia Tenggara. Saya pamit dari Gojek dan saya percayakan kepemimpinan pada dua sosok terbaik yang paling mumpuni, yaitu Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo sebagai co-CEO.

    Keduanya memainkan peran kunci dalam membawa perusahaan yang bermula dari sebuah kantor kecil di Jakarta Selatan ke panggung dunia. Banyak keberuntungan yang memihak pada Gojek selama perjalanan ini, tapi saya percaya keberuntungan dalam menjalankan bisnis hanya punya nilai jika ada sosok-sosok brilian yang tahu cara memanfaatkannya. Kevin dan Andre adalah mentor dalam perjalanan saya menjadi seorang leader, mereka adalah talenta-talenta terbaik di Gojek. Keduanya yang menjalankan perusahaan ini selama beberapa tahun terakhir dan saya memiliki keyakinan penuh bukan hanya pada kemampuan mereka dalam hal teknis dan eksekusi, tapi juga yang terpenting, pada integritas dan komitmen di tiap langkah dan keputusan mereka. 

    Membangun bisnis seperti Gojek sangat menguras tenaga dan emosi, tapi Andre dan Kevin selalu menghadapinya dengan kepala dingin dan komitmen yang tidak pernah padam. Tidak ada yang lebih tepat dari mereka untuk memimpin Gojek di fase pertumbuhan berikutnya."


    Mengutip keterangan tertulisnya, Rabu, 23 Oktober 2019, Andre dan Kevin dalam pernyataan bersamanya menyampaikan komitmennya untuk mencapai visi Go-Jek 10 tahun ke depan.

    "Go-Jek telah meningkatkan taraf hidup banyak orang di Indonesia dan di Asia Tenggara. Prioritas utama kami adalah memastikan bahwa perusahaan ini dapat terus memberikan manfaat positif untuk masa mendatang sekaligus mengharumkan nama bangsa Indonesia," ungkap pernyataan bersama.

    Go-Jek telah tumbuh pesat dengan memproses lebih dari 2 miliar transaksi per tahun. Proses pengumpulan dana (fundraising) Go-Jek  juga telah menarik perhatian perusahaan global papan atas seperti Google, Sequoia, Tencent, Mitsubishi, Temasek serta Astra International sebagai salah satu investor lokal. Pendanaan Seri F terakhir berhasil mengumpulkan dana lebih dari USD2 miliar.

    Go-Jek juga telah berekspansi dengan meluncurkan layanan di Singapura, Thailand, dan Vietnam. Sedangkan di Tanah Air, Go-Jek menjadi aplikasi on-demand yang paling banyak digunakan, dengan layanan pesan-antar makanan dan pembayarannya telah menggantikan layanan transportasi sebagai usaha paling besar saat ini di grup Go-Jek.

    Dalam struktur baru, Andre akan fokus pada pengembangan strategi korporasi, meliputi pengelolaan alokasi modal, ekspansi internasional serta layanan pembayaran dan jasa keuangan. Sementara Kevin, akan fokus pada pengembangan produk  Go-Jek serta pemasaran, pengembangan organisasi dan juga bisnis ride-hailing dan pesan-antar makanan.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id