MRT Raih Laba Bersih Rp60 Miliar di 2019

    Desi Angriani - 27 November 2019 15:47 WIB
    MRT Raih Laba Bersih Rp60 Miliar di 2019
    Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar. Foto : Medcom/Desi.
    Jakarta: PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta berhasil meraih laba bersih sebesar Rp60 miliar pada tahun pertama beroperasi. Laba tersebut didorong oleh pendapatan MRT yang mencapai Rp1 triliun di 2019.

    Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar menjelaskan total pendapatan itu bersumber dari tiket penumpang sebesar Rp180 miliar, komponen non farebox Rp225 miliar, pendapatan public service obligation (PSO) atau subsidi Rp560 miliar dan pendapatan dari kurs dan selisih bunga Rp40 miliar.

    "Selama sembilan bulan MRT beroperasi yang kita salurkan itu Rp940 miliar dari Rp1 triliun pendapatan. Jadi laba bersih Rp60 milir sampai Rp70 miliar," ujarnya di Kantor MRT, Wisma Nusantara, Jakarta, Rabu, 27 November 2019.

    William mengungkapkan pendapatan MRT terbesar disumbang oleh komponen non farebox utamanya bidang periklanan sebesar 55 persen. Komponen berikutnya jual hak nama (naming right) dari lima stasiun sebesar 33 persen, disusul  jaringan komunikasi dan penyewaan ruang komersial atau retail masing-masing sebesar dua persen dan satu persen.

    "Dari empat jenis bisnis yang kita kelola itu kontribusi yang banyak iklan yang dipasang di kereta-kereta. Kemudian naming right," ungkap dia.

    Meski retail dan UMKM hanya menyumbang satu persen dari total pendapatan, William meyakini komponen tersebut mampu menarik jumlah penumpang MRT yang rata-rata mencapai 93,165 peumpang per hari. Sejak 24 Maret sampai 26 November 2019, MRT Jakarta berhasil mengangkut 19,990,959 atau mendekati 20 juta penumpang.

    "Rata-rata per bulan 83,516 ribu penumpang. Kalau per hari sudah 93,165 atau melampaui target 60 ribu penumpang per hari," tambahnya.

    Adapun pendapatan dari sisi tiket baru mencapai Rp180 miliar dari total 90 ribu penumpang per hari. Sementara, pendapatan dari subsidi pemprov DKI sebesar Rp560 miliar untuk tahap pertama.

    "Kalau tahun lalu belum ada pendapatan yang ada rugi Rp132 miliar karena mengandalkan proyek," pungkasnya.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id