Ekspor Nonmigas Ditarget Naik 8% di 2019

    Nia Deviyana - 16 Oktober 2019 17:24 WIB
    Ekspor Nonmigas Ditarget Naik 8% di 2019
    Mendag Enggartiasto Lukita menargetkan ekspor nonmigas naik 8% di 2019. Foto: dok Humas Kemendag.
    Tangerang Selatan: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menargetkan ekspor nonmigas pada 2019 tumbuh delapan persen menjadi USD175,8 miliar. Adapun realisasi ekspor nonmigas tahun lalu tercatat sebesar USD162,8 miliar.

    Dalam merealisasikan target tersebut, Enggar punya sejumlah jurus. Utamanya dengan mendorong produktivitas enam sektor.

    "Yakni furnitur, produk kayu, makanan, minuman, tekstil dan pakaian, serta otomotif dan kimia dasar," sebut Enggar saat membuka Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu, 16 Oktober 2019.

    Enggar mengakui peningkatan ekspor merupakan satu dari tiga mandat yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selain menjaga kestabilan harga pangan dan membangun pasar rakyat.

    Dalam upaya meningkatkan ekspor, lanjut Enggar, Kemendag menggenjot tercapainya kesepakatan dagang baik regional maupun bilateral. Dalam kurun waktu 2016 hingga 2019, Kemendag berhasil menyelesaikan 15 perjanjian dagang. Sedangkan pada tahun depan, Kemendag membidik 12 perjanjian dagang.

    Kemendag juga menjalankan misi dagang ke pasar nontradisional seperti Tiongkok, Afrika, dan Amerika Latin. Menurut Enggar, Indonesia tidak hanya fokus pada ekspor produk manufaktur, tetapi juga mendorong ekspor produk pertanian seperti sarang burung walet, manggis, nanas, serta hasil laut.

    "Kita harus fokus pada produk yang spesifik Indonesia, atau pada produk yang sedikit persaingannya, namun besar permintaan pasarnya," ungkapnya.

    Selain itu, upaya mendorong ekspor juga dilakukan Kemendag dengan menyelenggarakan pagelaran yang mempertemukan pedagang dan pembeli dari berbagai negara. Enggar bilang, TEI menjadi kegiatan rutin tahunan yang bermanfaat.

    "Kami menargetkan TEI 2019 dihadiri lebih dari 35 ribu eksportir, importir, dan investor, meningkat 15 persen dari tahun lalu," tutur dia.

    Adapun dalam tiga tahun terakhir, lanjut Enggar, TEI berhasil diselenggarakan tanpa bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "Ini semua berkat kerja sama yang solid dengan pengusaha-pengusaha Indonesia," pungkasnya.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id