• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

BI: Sentimen Brexit Hambat Penguatan Rupiah

06 Desember 2018 11:01 wib
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Jakarta: Bank Indonesia menyebutkan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terjadi karena penyesuaian sikap investor global yang merespons risiko dari dinamika persetujuan Brexit antara parlemen, Pemerintah Inggris, dan Uni Eropa.

"Penolakan dari parlemen Inggris soal Brexit menimbulkan koreksi teknikal di pasar finansial terhadap pergerakan kurs mata uang negara-negara berkembang termasuk rupiah, kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Menurutnya kondisi tersebut dipicu oleh risk-off di pasar keuangan global terkait penolakan Parlemen Inggris terhadap proposal Brexit. Fenomena risk-off dapat diartikan sebagai kecenderungan investor untuk berhati-hati dalam berinvestasi karena risiko meningkat.

Nanang menekankan pelemahan rupiah ini bukan karena masalah fundamental perekonomian dalam negeri. Ketika risk-off, banyak investor yang membeli atau menarik kembali valuta asingnya sehingga menimbulkan tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Adapun selama satu bulan terakhir, investor banyak menanamkan modalnya pada aset berdenominasi rupiah, menyusul kenaikan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate yang terakumulasi sebesar 175 basis poin, meredanya perang dagang global, dan sinyalemen dari Federal Reserve yang mulai melunak terkait kenaikan suku bunga acuan.

"Sehingga ketika terjadinya risk-off di pasar keuangan global, banyak yang mengurangi posisi short dengan membeli dolar. Itu merupakan dinamika pasar yang biasa dan temporer," pungkas Nanang.

 


(ABD)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.