JK Merasa Bersalah Ekspor dan Investasi RI Loyo

    Desi Angriani - 17 Oktober 2019 18:15 WIB
    JK Merasa Bersalah Ekspor dan Investasi RI Loyo
    Wapres Jusuf Kalla merasa bersalah ekspor dan investasi RI melempem. Foto: MI/Ramdani.
    Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla merasa bersalah ihwal turunnya kinerja ekspor dan melambatnya investasi Indonesia. JK mengakui pemerintah kurang sigap mengambil bagian dari peralihan modal akibat perang dagang.

    "Kenapa kita enggak ambil bagian, saya merasa bersalah ada di pemerintahan memang," kata Wapres dalam dialog 100 ekonom di Hotel Westin, Jakarta, Kamis, 17 Oktober 2019.

    Menurut JK, semestinya Indonesia bisa mendapatkan porsi investasi dari peralihan modal Tiongkok ke Asia Tenggara. Namun, perizinan investasi yang berbelit membuat modal asing lebih memilih Vietnam dan Thailand.

    Di sisi lain, ekspor komoditas sebagai andalan utama Indonesia juga melesu lantaran harga komoditas dunia turun. Karenanya, ekspor Indonesia terus menurun dalam beberapa waktu terakhir.

    "Masalahnya, ekspor kita turun ke Tiongkok, batu bara turun harganya, makanya ada account defisit. Konsumsi minyak naik, kurs kita turun. Perlu ada kebijakan yang akan datang yang perlu dilakukan," beber dia.

    Sebaliknya, kata JK, barang-barang dari Tiongkok terus membanjiri Indonesia. Misalnya, produk baja asal Negeri Tirai Bambu itu membuat penjualan PT Krakatau Steel merosot. Begitu pula dengan produk tekstil dan garmen asal Jawa Barat yang kalah saing.

    Kondisi tersebut kemudian membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin melambat. JK pun memproyeksikan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia akhir tahun bisa berada di bawah lima persen.

    "Terjadi lah persaingan industri kita yang belum baik antara ekspor dan impor. Tiongkok kan barang-barangnya bebas masuk ke Indonesia.  Itu efeknya sehingga terjadi situasi ekonomi yang banyak tantangan," pungkas dia.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id