comscore

Buka Akses Perbankan untuk UMKM, Alfamart Gandeng Standard Chartered

Kautsar Widya Prabowo - 02 April 2018 15:46 WIB
Buka Akses Perbankan untuk UMKM, Alfamart Gandeng Standard Chartered
?Standard Chartered Gandeng Alfamart. (FOTO: Medcom.id/Kautsar)
Jakarta: Standard Chartered Bank menggandeng perusahaan retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) untuk program solusi modal kerja terpadu. Layanan tersebut memberikan pembayaran lebih cepat dalam pendanaan modal kerja terpadu pada mitra bisnis Alfamart.

Head of Cash Management and Banks Standard Chartered Bank Indonesia Rolly A Lahagu menjelaskan saat ini minim fasilitas bank yang dapat meningkatkan fleksibilitas pemasok dan para mitra bisnis sebuah usaha, oleh sebab itu layanan tersebut hadir.
"Solusi modal kerja ini sekaligus memberikan kemudahan akses perbankan dengan proses yang sangat sederhana," ujar Rolly  di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin, 2 April 2018.

Dia mengatakan seringkali pemasok menghadapi masalah terkait pendanaan, terutama modal kerja dan fasilitas pembayaran lainnya, agar operasionalisasi perusahaan dapat terus berjalan.

Oleh sebab itu, waktu yang diperlukan dalam layana tersebut terhitung lebih singkat dengan waktu tiga sampai empat hari jika dibandingkan layanan biasanya yang memakan waktu hingga 80 hari.

Dia menjelaskan, pada hari pertama, pemasok perlu  menukarkan faktur ke Alfamart sehingga di hari selanjutnya Alfamart dapat mengunggah invoice ke Straight2Bank -platform perbankan digital Standard Chartered-. Lalu bank akan memproses invoice sesuai instruksi Alfamart di hari ketiga.

"Paling lambat di hari keempat, pemasok akan dapat memilih invoice yang akan memperoleh pendanaan dan dapat langsung menerima dana/modal dari bank," jelas dia.

Menangapi hal tersebut, President Director Alfamart Hans Prawira menjelaskan layanan tersebut telah sejalan dengan visi untuk memberdayakan pengusaha sektor UKM.

"Perhatian besar terhadap pemberdayaan sektor UKM sehingga bisa memberikan solusi modal kerja terpadu bagi mitra kami," tambah Hans.

Selain itu, hanya mitra bisnis Alfamart yang kurang lebih berjumlah 400 pemasok yang dapat menikmati layanan tersebut. Hingga akhir 2018, jumlah pemasok yang bergabung dalam  program ini bisa menjangkau pemasok, seperti perusahaan, pelaku usaha, maupun usaha perorangan.

"Kami percaya rantai usaha dapat tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pemasok dengan skala usaha UKM," tutup Rino.

Alfamart merupakan klien bank ke-16 dan sudah ada sekitar 500 mitra yang telah memanfaatkan layanan serupa sejak Bank fokus menawarkan layanan tersebut dua tahun lalu.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id