Standard Chartered Sasar Generasi Penerus Usaha Keluarga

    Husen Miftahudin - 11 Februari 2020 15:18 WIB
    Standard Chartered Sasar Generasi Penerus Usaha Keluarga
    Standard Chartered Bank Indonesia - - Foto: Medcom.id/ Husen Miftahudin
    Jakarta: Standard Chartered Bank Indonesia menyasar generasi kedua atau penerus usaha keluarga dengan menawarkan produk dan layanan Wealth Management. Produk baru investasi ini merupakan respons atas tren peningkatakan jumlah harta masyarakat kelas menengah ke atas.

    Chief Executive Officer Standard Chartered Bank Indonesia Andrew Chia mengungkapkan, berdasar laporan Boston Consulting Group, terdapat 27 ribu miliarder di Indonesia. Jumlah ini akan terus mengalami peningkatan sebanyak 34 ribu orang di 2021 mendatang.

    Sementara berdasarkan data Forbes, jumlah harta 50 orang terkaya di Indonesia secara total naik USD5,6 miliar atau setara Rp76,2 triliun (kurs Rp13.600 per USD) di 2019 dengan total akumulasi seluruh kekayaan diprediksi mencapai USD134,6 miliar (setara Rp1.831 triliun).

    Hal ini diperkuat dengan kinerja baik di segmen priority banking. Standard Chartered Bank Indonesia berharap pertumbuhan konsumen di segmen ini sebesar 22 persen di 2020.

    "Ada peluang pasar yang besar di Indonesia untuk menyasar segmen menengah ke atas. Ketahanan ekonomi Indonesia di 2019 ditambah proyeksi ekononomi yang relatif stabil di 2020 membuat kami yakin untuk makin aktif menyasar segmen nasabah potensial di Indonesia dan merambah ke generasi yang lebih muda, khususnya mereka yang merupakan penerus usaha atau kekayaaan keluarga dari generasi sebelumnya," ujar Andrew dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Februari 2020.

    Menurutnya, Standard Chartered Bank Indonesia ingin memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu bank yang menawarkan produk keuangan inovatif. Oleh karena itu, produk investasi yang ditawarkan sesuai dengan tingkat kebutuhan dan minat risiko investor dengan memperhatikan prinsip-prinsip keberlangsungan lingkungan dan aspek sosial.

    Sesuai dengan tren investasi yang semakin mengarah pada produk berkelanjutan atau sustainable and responsible investment (SRI), Standard Chartered Bank Indonesia selaku agen penjual reksa dana di awal 2020 mulai menawarkan Reksa Dana Indeks BNP Paribas SRI-Kehati (BNP Paribas SRI-Kehati) yang dikelola oleh PT BNP Paribas Asset Management.

    BNP Paribas SRI-Kehati menggunakan Indeks SRI-Kehati yang diluncurkan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Yayasan KEHATI) yang terdiri dari 25 perusahaan terbuka dengan memperhatikan prinsip ramah lingkungan, kontribusi masyarakat, serta tata kelola perusahaan yang baik.

    Filter yang berbasis prinsip SRI ini dinilai sukses memilih perusahaan dengan kinerja yang baik, terlihat dari performa indeks SRI-Kehati yang melampaui IHSG di sepanjang 2019. Sebagai wujud kontribusi sosial, 0,2 persen dari nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana ini akan didonasikan ke Yayasan KEHATI untuk membantu ketahanan pangan di Kepulauan Flores melalui pembiayaan budidaya sorgum.

    "Selain pilihan produk, kami pun terus mengembangkan layanan digital seperti SmartGoals dan Online Mutual Fund di 2019 untuk membantu para nasabah melakukan perencanaan keuangan dan investasi reksa dana dengan mudah melalui ponsel mereka," ungkap Andrew.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id