Luhut Minta Pertamina Tidak Monopoli Jual Avtur

    Annisa ayu artanti - 22 Juli 2019 20:58 WIB
    Luhut Minta Pertamina Tidak Monopoli Jual Avtur
    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Medcom/Annisa Ayu.
    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan tidak ada monopoli dalam penjualan bahan bakar pesawat atau avtur. Saat ini PT Pertamina (Persero) menjadi satu-satunya penyuplai avtur untuk maskapai di Indonesia.

    "Kita mau jangan hanya Pertamina, jangan monopoli lah," kata Luhut usai Rapat penentuan Harga Avtur dengan Pertamina di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Senin, 22 Juli 2019.

    Luhut juga meminta supaya harga avtur yang dijual Pertamina lebih kompetitif. Pasalnya, harga avtur menjadi keluhan utama maskapai-maskapai yang merasa terbebani biaya operasionalnya.

    "Avtur supaya kompetitif," ucap dia.

    Dari hasil rapat, Luhut juga menyampaikan, Pertamina akan mempelajari kembali harga avtur yang mereka jual.

    "Mereka lagi dipelajarin harganya," tukas dia.

    Berdasarkan data dari Pertamina, harga avtur yang dijual perseroan hingga 31 Juli di beberapa bandara sebagai berikut:

    Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh: Rp9.540 per liter.
    Bandara Kualanamu, Medan: Rp9.270 per liter.
    Bandara Sultan Mahmud Badaruddin, Palembang: Rp9.680 per liter.
    Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta: Rp9.250 per liter.
    Bandara Sepingan, Balikpapan: Rp9.250 per liter.
    Bandara Hasanuddin, Makassar: Rp9.540 per liter. 
    Bandara Ngurah Rai, Denpasar: Rp9.000.
    Bandara Lombok International: Rp9.970 per liter.
    Bandara Deo Sorong, Sorong: Rp10.970 per lliter.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id