Investor Berharap Menteri Ekonomi Berusia 40-50 Tahun

    Nia Deviyana - 18 Oktober 2019 14:03 WIB
    Investor Berharap Menteri Ekonomi Berusia 40-50 Tahun
    ilustrasi Medcom.id
    Jakarta: Sebagian besar investor institusi atau sekitar 62 persen menilai tim ekonomi yang ideal duduk di Kabinet Indonesia Kerja Jilid II sebaiknya berusia 41-50 tahun. Harapan ini tergambar dalam survei Katadata Investor Confidence Indeks (KICI) yang dilakukan terhadap 272 responden dari investor manajemen investasi, dana pensiun, dan asuransi yang berinvestasi di pasar keuangan.

    Dari survei yang dilakukan melalui wawancara per telepon pada 12-26 September 2019 lalu ini juga terlihat 21 persen responden berharap tim ekonomi yang ideal berusia 31-40 tahun. Hanya tiga persen investor institusi yang berharap tim ekonomi diisi oleh sosok yang berusia 51-60 tahun. Namun ada 12 persen investor tidak mempermasalahkan usia calon sang menteri.

    "Harapan agar menteri Jokowi-Ma'ruf Amin berusia di bawah usia 50 tahun kemungkinan disebabkan pandangan bahwa orang yang berusia lebih muda bisa cepat adaptasi dengan situasi yang kurang kondusif saat ini, termasuk situasi ekonomi global," ungkap Panel Ahli Katadata Insight Center (KIC) Wahyu melalui siaran persnya, Jumat, 18 Oktober 2019.

    Menurut dia, situasi ekonomi global saat ini kerap dihadapkan pada disrupsi seiring dengan perkembangan teknologi digital yang cukup pesat. Karena itu, kemampuan adaptasi tim ekonomi kabinet menjadi sangat penting.

    Apalagi, tantangan ekonomi global semakin berat seiring dengan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang berkepanjangan. Hasil survei KICI yang dipublikasikan pada Rabu, 16 Oktober lalu ini menunjukkan tantangan ekonomi global semakin berat. Dari hasil survei terhadap 272 responden pengelola dana investasi menunjukkan lebih banyak investor yang pesimistis dibandingkan optimistis terhadap perkembangan kondisi ekonomi global.

    Para pengelola dana investasi tersebut berasal dari manajemen investasi, dana pensiun, dan asuransi yang berinvestasi di pasar keuangan. Ratusan investor institusi yang menjadi responden survei ini mengelola dana investasi lebih dari Rp700 triliun.

    Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin akan dilantik pada Minggu, 20 Oktober 2019. Presiden terpilih dikabarkan akan mengumumkan anggota kabinet pilihannya untuk membantu pemerintahan Jokowi-Ma’ruf untuk periode 2019-2024.

    Sedangkan, untuk komposisi menteri ekonomi, sebanyak 40 persen responden berharap imbang antara perempuan dan laki-laki. Sementara 30 persen investor yang disurvei menyatakan jenis kelamin menteri tidak menjadi pertimbangan.

    "Soal jenis kelamin tidak jadi soal, kinerja lebih diutamakan," terang Wahyu.

    Survei terhadap tim ekonomi kabinet pada kuartal III ini melengkapi hasil survei KICI pada kuartal sebelumnya. Pada saat itu, para investor menghendaki agar tim ekonomi kabinet diisi oleh kalangan profesional. Pada survei sebelumnya, sebagian besar (lebih dari 90 persen) investor berharap figur Menteri Keuangan dan Menteri Koordinator bidang Perekonomian berasal dari kalangan profesional murni.

    Sebanyak 65 persen investor institusi yang diwawancara menilai bahwa tim ekonomi kabinet yang ideal untuk periode 2019-2024 adalah tim yang sebagian besar diisi oleh kelompok profesional murni atau teknokrat yang profesional. Sebagian besar investor tidak menghendaki ada kepentingan politik di portofolio ekonomi di kabinet Jokowi. Bagi investor, susunan tim ekonomi dianggap ideal jika semuanya berasal dari kalangan profesional.

    "Sementara sebanyak 32 persen responden lainnya berpendapat, komposisi tim kabinet ekonomi yang ideal berimbang antara figur dari kalangan profesional dan politisi. Di luar itu, hanya tiga persen yang menilai tim ekonomi kabinet sebaiknya sebagian besar diisi oleh figur dari partai politik," pungkas Wahyu.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id