Jokowi-Mahathir Bersatu Hadapi Diskriminasi Sawit Uni Eropa

    Annisa ayu artanti - 10 Agustus 2019 07:38 WIB
    Jokowi-Mahathir Bersatu Hadapi Diskriminasi Sawit Uni Eropa
    Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kiri). Antara/Puspa Perwitasari
    Jakarta: Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad sepakat bersatu menghadapi diskriminasi produk kelapa sawit kedua negara bertetangga tersebut oleh Uni Eropa.

    Dalam kunjungan resmi Jokowi ke Malaysia, dia melakukan pertemuan bilateral dengan Mahathir dan membahas beberapa hal termasuk diskriminasi produk kelapa sawit.

    "Kedua pemimpin memiliki komitmen yang tinggi untuk meneruskan perlawanan terhadap diskriminasi sawit," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi seperti dilansir dari Antara, Sabtu, 10 Agustus 2019.

    Retno menjelaskan Indonesia dan Malaysia memiliki komitmen tinggi dalam isu pengolahan dan pengelolaan sawit yang berkelanjutan. Indonesia juga telah memiliki sertifikasi sawit dan data-data ilmiah yang dapat dipakai untuk perbandingan.

    Namun, ASEAN dan Uni Eropa telah sepakat membentuk working group on palm oil. Indonesia menilai bahwa persamaan persepsi mengenai kerangka kerja working group tersebut penting untuk dilakukan. Sebab tanpa persamaan persepsi dikhawatirkan working group tidak akan membuahkan hasil yang diharapkan.   

    "Jadi, pendekatan kita adalah pendekatan yang terbuka. Mari kita bekerja sama. Tapi ya sekali lagi, kalau ajakan kerja sama itu tidak dan terus menerus kita terdiskriminasi ya pastinya Indonesia dan Malaysia tidak akan diam. Kita akan melawan," kata Retno.

    Awal mula Uni Eropa mendiskriminasi produk kelapa sawit Indonesia lantaran menilai kelapa sawit mengakibatkan deforestasi yang berlebihan. Uni Eropa juga menilai produk kelapa sawit bukanlah energi baru terbarukan yang ramah lingkungan.

    Selain itu, Uni Eropa juga berencana mengenakan bea masuk pada produk biodiesel Indonesia pada 2020 mendatang. Rencana bea masuk berkisar delapan persen hingga 18 persen.



    (SCI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id