Hingga Semester I-2017

    Eximbank Salurkan Pembiayaan Rp96,8 Triliun

    Dian Ihsan Siregar - 03 Agustus 2017 14:54 WIB
    Eximbank Salurkan Pembiayaan Rp96,8 Triliun
    Rupiah (MI/ROMMY PUJIANTO).
    medcom.id, Jakarta: Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menyatakan, telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp96,8 triliun di semester I-2017, dari total target yang telah dibidik sebesar Rp105,09 hingga akhir tahun ini.

    "Kami akan kejar Rp105 triliun, dengan mempertimbangkan makro ekonomi yang baik. Ibu Menkeu (Sri Mulyani) sangat semangat dengan ekonomi kita, sehingga bisa lebih baik lagi," tutur Plt Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, Susiwijono Moegiarso, ditemui dalam acara 'Sosialisasi Fasilitas KITE Indonesia Eximbank' di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis 3 Agustus 2017.

    Dari total ‎Rp96,8 triliun, Susiwijono mengaku, sekitar 11,2 persen disalurkan ke pembiayaan UKM, sedangkan sisanya 88 persen disalurkan ke sektor korporasi.

    "Untuk yang UKM itu sekitar Rp11 triliun-an. Pembiayaan ini mencerminkan keberpihakan kami terhadap UKME," tutur Susiwijono.

    Eximbank, lanjut Susiwijono, juga terus meningkatkan fasilitas penjaminan dan asuransi kepada eksportir untuk memberikan proteksidan rasa aman kepada pelaku usaha berorientasi ekspor dalam menghadapi berbagai risiko. Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, aktivitas penjaminan dan asuransi masing-masing mencapai Rp8,41 triliun dan Rp9,97 triliun.

    Dalam rangka pelaksanaan mandat, beberapa capaian yang berhasil dilaksanakan, seperti penyaluran ‎Pembiayaan Ekspor Nasional (PEN) kepada debitur dengan negara tujuan ekspor pasar nontradisional, penyaluran PEN kepada komoditi potensial dan jasa terkait ekspor, dan penyaluran PEN pada industri yang bernilai tambah.

    Ke depan, lanjut dia, Eximbank akan terus berupaya melaksanakan mandatyang diemban sejalan dengan program ekspor pemerintah dalam upaya mendorong peningkatan daya saing dan nilai tambah produk Indonesia, mendukung pertumbuhan industri dalam negeri yang memiliki potensi peningkatan dan pengembangan ekspor jangka panjang, serta meningkatkan kapasitas dan kapabilitas segmen UKME.

    "Total aset kami hingga Juni 2017‎ Rp108,38 triliun. Kami optimistis dengan kinerja di tahun ini. Tahun ini akan tumbuh, seiring dengan harga komoditas dan ekonomi yang sedang baik," sebut dia.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id