Aset Bank di Pantura Barat Tumbuh 9,96%

    Kuntoro Tayubi - 28 November 2019 21:43 WIB
    Aset Bank di Pantura Barat Tumbuh 9,96%
    Suasana media gathering OJK Tegal, di Pangkah, Tegal. Foto : Medcom.id/Kuntoro Tayubi.
    Tegal: Perkembangan Industri Jasa Keuangan di wilayah kerja Kantor Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal, sampai bulan September 2019 menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Hal ini dilihat dari pertumbuhan aset transaksi yang ada di bidang pasar modal di tujuh Kabupaten/Kota, yakni Kota Tegal, Pekalongan, Kabupaten Tegal, Pekalongan, Pemalang, Brebes dan Batang.

    Kepala OJK Tegal Ludy Arlianto mengatakan data per September 2019 jumlah aset bank di Pantura barat wilayah kerja OJK Tegal sebesar Rp43,380 miliar atau tumbuh sebesar Rp3,927 miliar atau naik 9,96 persen dibandingkan dengan posisi September 2018 sebesar Rp 39.453 miliar.

    Nilai dana pihak ketiga (DPK) pada periode yang sama, tumbuh 8,58 persen atau sekitar Rp2,644 miliar dari sebelumnya yang sejumlah Rp30.811 miliar, menjadi Rp33,4 miliar. Penyaluran kredit perbankan juga mengalami pertumbuhan sebesar 11,15 persen atau sekitar Rp3,721 miliar dari sebelumnya nilai penyaluran kredit perbankan yang mencapai Rp33,383 miliar menjadi Rp37,104 miliar.

    "Berdasarkan jumlah jaringan kantor sektor perbankan, terdapat 32 kantor pusat (KP) dan 97 kantor cabang (KC( perbankan. Dengan perincian 31 KP BPR konvwnsional, 1 KP Bank Syariah, 43 KC bank.umum konvensional, 11 KC bank umum syariah, 42 KC BPR konvensional dan 1 KC bank syariah," katanya pada acara Media Gathering OJK Tegal di Rodjo Tater, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Kamis, 28 November 2019.

    Sementara itu, di sektor industri keuangan non bank (INKB), total jaringan kantor di sektor jasa keuangan INKB sebanyak 378 kantor, baik itu kantor pusat, kantot cabang maupun kantor non cabang. Pada bidang asuransi, posisi bulan September 2019 mengalami tren negatif. Hal tersebut dapat dilihat dari premi asuransi (jiwa dan kerugian) yang menurun sebesatr 34,70 persen menjadi Rp521 miliar.

    Dia mengemukakan Kantor OJK Tegal juga melakukan pengawasan pada sektor pasar modal. Jaringan kantor pasar modal pada posisi September 2019 sebanyak 31 kantor dengan rincian 28.kantor cabang agen penjual reksadana (Aperd).

    Seluruh kantor cabang tersebut dapat melayani transaksi pembelian dan penjualan reksadana, serta 3 kantor perusahaan efek yang salah satu fungsinya dapat melayani pembukaan rekening efek/rekening saham.

    Selain memiliki fungsi sebagai pengawas di beberapa sektor yang telah disebutkan sebelumnya, OJK juga berkomitmen dalam mendukung perluasan akses keuangan di masyarakat.

    "Berdasarkan hasil survei strategi nasional keuangan inklusif (SNKI) tahun 2016, tingkat inklusi Indonesia sebesar 67,80 persen. Artinya dari 100 penduduk Indonesia, hanya 67 orang yang mampu mengakses produk dan layanan keuangan," ujar Ludy.

    Oleh sebab itu, ia melanjutkan, untuk meningkatkan akses keuangan khususnya untuk masyarakat yang belum dapat mengakses layanan perbankan dan keuangan lainnya, OJK bekerjasama dengan industri jasa keuangan menerapkan beberapa program nasional inklusi keuangan, salah satunya program layanan keuangan tanpa kantor (Laku Pandai).

    OJK juga memiliki fungsi melakukan pelayanan pengaduan konsumen yang meliputi, menyiapkan perangkat yang memadai untuk pelayanan pengaduan konsumen yang dirugikan oleh pelaku di lembaga jasa keuangan, membuat mekanisme pengaduan konsumen yang dirugikan oleh pelaku di lembaga jasa keuangan dan memfasilitasi penyelesaian pengaduan konsumen yang dirugikan oleh pelaku di.lembaga jasa keuangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id