Erick Thohir Tak Beri Tempat Pegawai BUMN Terlibat Teror

    Annisa ayu artanti - 15 November 2019 10:34 WIB
    Erick Thohir Tak Beri Tempat Pegawai BUMN Terlibat Teror
    Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Medcom.id.
    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan semua pihak yang berkaitan dan terbukti bagian dari aksi teror tidak lagi menjadi bagian dari Kementerian BUMN.

    Hal itu dikatakan Erick terkait terduga teroris yang tertangkap Densus 88 di Cilegon. Terduga tersebut dipastikan bekerja di PT Krakatau Steel Tbk, salah satu BUMN bidang industri baja.

    "Apabila secara hukum yang bersangkutan terbukti bagian dari aksi teror, maka serta merta orang tersebut bukan lagi menjadi bagian dari Kementerian BUMN," kata Erick dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 15 November 2019.

    Erick menjelaskan terorisme adalah tindak kejahatan yang bisa menimbulkan ketakutan masif, menimbulkan korban, merusak objek vital yang strategis, juga mengancam keamanan negara.

    "Saya rasa tidak ada satu orang pun yang mendukung aksi teror," ucapnya.

    Erick juga mengatakan dirinya sangat mendukung pemberantasan teroris sampai ke akar-akarnya. Tidak hanya di lingkungan BUMN melainkan di seluruh Indonesia.

    "Saya mendukung kerja polisi dan semua aparat guna memerangi terorisme, di mana pun itu, bukan hanya di lingkungan BUMN," tegas dia.

    Empat orang laki-laki ditangkap lantaran terkait dugaan teroris di Banten pada Rabu, 14 November 2019. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut mereka diduga kuat merupakan anggota jaringan teroris.

    Melalui keterangan tertulis, Corporate Secretary Krakatau Steel Pria Utama menyebut satu dari empat orang yang ditangkap merupakan karyawan Krakatau Steel. Dia menjabat sebagai karyawan level staf setingkat supervisor dan bukan petinggi manajemen perusahaan.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id