Mobile Banking Jadi Strategi Bank Jaring Nasabah

    Ade Hapsari Lestarini - 07 Februari 2020 17:27 WIB
    <i>Mobile Banking</i> Jadi Strategi Bank Jaring Nasabah
    Direktur Utama BTN Pahala N. Mansury. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
    Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus meningkatkan layanan transaksional perseroan untuk meningkatkan perolehan dana murah. BTN pun memoles layanan mobile banking untuk mempermudahkan nasabah perseroan menggunakan aplikasi tersebut, khususnya bagi nasabah milenial.

    Direktur Utama BTN Pahala N Mansury mengatakan selain sebagai bank yang berfokus pada sektor perumahan, pihaknya juga akan mengakselerasi fungsi perseroan sebagai bank tabungan. Untuk itu perseroan terus berinovasi meningkatkan berbagai layanan transaksional, termasuk mengembangkan aplikasi mobile banking.

    Mobile banking tersebut dilengkapi dengan user interface baru yang dinamis, modern, menarik, dan user friendly. Pahala menyebutkan dengan polesan ini, perseroan membidik akan ada 2,7 juta pengguna mobile banking BTN pada 2020.

    "Pengembangan mobile banking apps ini menjadi batu loncatan bagi kami untuk mengembangkan super apps dengan berbagai fitur yang akan menjawab kebutuhan nasabah modern BTN," tutur Pahala dalam Acara Millenials Digital Experience di Jakarta, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 7 Februari 2020.

    Pahala menuturkan layanan supper apps yang tengah dibangun perseroan akan menyajikan berbagai fitur. Di antaranya fitur Online Onboarding yakni pembukaan rekening secara online dari handphone. Selain itu, juga akan ada fitur pembukaan ¬e-deposito, tarik tunai tanpa kartu, dan berbagai fitur lain yang akan mengikuti tren industri.

    Hingga Desember 2019, emiten bersandi saham BBTN tersebut telah memiliki 1,17 pengguna mobile banking. Perseroan menawarkan berbagai fitur dalam aplikasi di smartphone tersebut. Di antaranya yakni informasi saldo, transfer antar rekening BTN dan bank lain, pembayaran beragam tagihan, pembelian pulsa hingga top up uang elektronik, serta poin Serbu BTN.

    Dari pengguna tersebut, jumlah dan nilai transaksi menggunakan mobile banking BTN mencapai 55,3 juta transaksi dengan nilai Rp9,11 triliun per Desember 2019. Posisi jumlah dan nilai transaksi tersebut naik masing-masing sebesar 41,43 persen dan 36 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari 39,1 juta transaksi dan Rp6,7 triliun pada Desember 2018.

    Dengan capaian tersebut, BTN mencatatkan perolehan fee based income (FBI) senilai Rp42,51 miliar pada Desember 2019 atau naik 27,65 persen yoy. Dengan target pengguna baru pada 2020, Pahala menuturkan pihaknya membidik posisi FBI tersebut naik sekitar 33 persen. "Kami optimistis pengembangan ini akan mempermudah nasabah menggunakan mobile banking BTN sehingga meningkatkan perolehan FBI kami," tambah dia.




    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id