Sektor Ritel Paling Terpukul Akibat Banjir

    Annisa ayu artanti - 03 Januari 2020 14:32 WIB
    Sektor Ritel Paling Terpukul Akibat Banjir
    Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin.
    Jakarta: Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyebutkan pengusaha nasional merugi akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.

    Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengatakan demikian lantaran banyak aset yang rusak karena terendam banjir.

    Berdasarkan catatan Apindo, pengusaha sektor ritel menjadi sektor yang paling terdampak dari musibah ini. Apindo mencatat penjualan sektor ritel mengalami penurunan akibat banjir.

    "Kerugian karena banjir bisa dibilang yang paling parah ada di ritel, karena aktivitas penjualan ritel menjadi sangat terganggu karena banjir," kata Shinta kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 3 Januari 2020.

    Shinta menuturkan saat banjir, banyak sentral-sentral ritel yang aksesnya tertutup sehingga penjual maupun pengunjung tidak bisa beraktivitas.

    "Ini belum menghitung kerugian bila banjir sampai masuk ke pusat perbelanjaan," ucapnya.

    Selain ritel, lanjut Shinta, pengusaha yang dirugikan akibat banjir adalah logistik. Perusahaan logistik dirugikan karena dalam kondisi banjir seperti ini operasional perusahaan menjadi tidak optimal.

    "Perusahaan pengangkutan tidak bisa beroperasi kalau sarana transportasi tergenang air," ungkap dia.

    Veberapa wilayah yang terkena musibah banjir adalah Bekasi, Jakarta, Tangerang, Bandung Barat, Bogor, Lebak Banten, dan Sikka Nusa Tenggara Timur.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id