MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:26
    SUBUH 04:36
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    April 2019, PNM Salurkan Pembiayaan Rp6 Triliun

    Desi Angriani - 15 Mei 2019 21:23 WIB
    April 2019, PNM Salurkan Pembiayaan Rp6 Triliun
    Direktur Utama PNM Arief Mulyadi. Medcom/Desi.
    Jakarta: PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyalurkan pembiayaan hampir Rp6 triliun hingga April 2019. Jumlah tersebut melampaui target sebesar Rp4,8 triliun.

    Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan penyaluran pembiayaan itu berasal dari program PNM Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) sebesar Rp1,9 triliun, PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) sebesar Rp4 triliun dan anak usaha Venture Capital Rp200 miliar.
    "Jadi penyaluran kreditnya mencapai Rp5,9 triliun atau melebihi dari target Rp4,8 triliun untuk posisi April," ujarnya dalam acara buka bersama PNM dan media di Epicentrum, Jakarta, Rabu 15 Mei 2019.

    Arief mengungkapkan penyaluran pembiayaan tersebut hampir mencapai separuh dari target 2019 yang sebesar Rp15,3 triliun. Demi mencapai target  tahun ini, PNM menghitung kebutuhan pendanaan senilai Rp11 triliun sampai Rp12 triliun.

    Sumber pendanaan itu diproyeksi berasal dari penerbitan obligasi dan medium term notes (MTN) sebesar 60 persen serta dari pinjaman perbankan dan pemerintah sebesar 40 persen.

    "Sumbernya hari ini obligasi bisa di dapat Rp3 triliun, kemarin MTN Rp350 miliar, memang praktis lebih banyak dari pasar modal, agak kecil dari pinjaman pemerintah," ungkap dia.

    Adapun bisnis PNM Mekaar telah melampaui target untuk melayani 4 juta ibu prasejahtera di 30 provinsi di Indonesia. Untuk 2019, PNM akan menggarap nasabah baru di Provinsi Bali, Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Bangka Belitung (Babel) serta Maluku Utara.

    Komisaris Utama PNM Agus Muharram menambahkan rasio kredit bermasalah alias tingkat non performing loan (NPL) program Mekaar pada 2019 berada di bawah 1 persen. Namun angka NPL secara keseluruhan 2018 berada di kisaran 1,33 persen.

    Demi menjaga NPL di kisaran 1 persen, PNM akan terus menjalankan kegiatan pemberdayaan dan pendampingan usaha ada. Penyebabnya, kegiatan tersebut menjadi faktor utama dalam meningkatkan loyalitas nasabah dan berpengaruh pada kualitas kredit yang telah disalurkan.

    "NPL nya juga rendah di bawah 1 persen ya, ke depan PNM akan terus mengembangkan jaringan," pungkas dia.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id