Omnibus Law Diyakini Pangkas Kesulitan UKM Naik Kelas

    Ilham wibowo - 10 Februari 2020 18:39 WIB
    Omnibus Law Diyakini Pangkas Kesulitan UKM Naik Kelas
    UMKM. Foto : MI/Adam Dwi.
    Jakarta: Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) diyakini bakal memangkas kesulitan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk berkembang. Angka pengangguran pun bakal berkurang seiring pertumbuhan ekonomi nasional dari munculnya serapan tenaga kerja.

    "Omnibus law akan kita ikuti, regulasi yang dibuat dalam omnibus law ini akan benar benar memangkas kesulitan-kesulitan UKM," Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo ditemui di kantornya, Jalan HOS. Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 10 Februari 2020.

    Eddy mengatakan sektor UKM akan menerima manfaat lebih besar dengan implemetasi omnibus law tersebut. Terlebih UKM di Tanah Air memiliki kualitas produk yang baik untuk dipasarkan di mancanegara.

    "Perizinan UKM seperti sulit tembus lembaga pembiayaan karena sulit membuat laporan keuangan, kita berharap dengan adanya omnibus law itu bisa berdampak positif," tuturnya.
     
    Eddy mendukung penuh RUU Omnibus Law Ciptaker bisa segera diserahkan Pemerintah ke DPR untuk dibahas lebih mendetail sebelum diimplementasikan. Berbagai penolakan bisa diselesaikan dengan mencari titik temu antar kedua belah pihak.

    "Kami juga sedang mempelajari enggak bisa memberikan tanggapan sebelum mendalami, sekarang ada yang menentang dan setuju, saya berharap kalaupun itu enggak cocok segera diperbaiki karena tidak mungkin juga kita membuat sesuatu itu disepakati semua, pasti ada yang menolak ada yang setuju," ungkapnya.

    Selain UKM, sektor industri manufaktur juga diyakini mendapatkan manfaat yang positif dengan omnibus law. Investasi di sektor padat karya ini mestinya mendapatkan karpet merah agar jumlah pengangguran bisa berkurang.

    "Kita inginkan itu padat karya lebih banyak, supaya menciptakan lapangan kerja yang juga banyak, arusnya investasi bisa besar di sektor padat karya," pungkasnya.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id