Menperin Sebut Kesepakatan AS-Tiongkok Sulit Diprediksi

    Ilham wibowo - 13 Januari 2020 15:52 WIB
    Menperin Sebut Kesepakatan AS-Tiongkok Sulit Diprediksi
    Menperin Agus Gumiwang. Foto : MI/Susanto.
    Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut meredanya tensi perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok tak bisa diprediksi langsung berdampak positif bagi Indonesia. Kesepakatan dagang tahap pertama AS dengan Tiongkok akan ditandatangani setelah 15 Januari 2020.

    "Sekali lagi kita tidak pernah tahu apa yang ada di pikiran dan apa yang akan dilakukan Presiden Trump, unpredictable," kata Agus ditemui di kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Senin, 13 Januari 2020.

    Agus menyebutkan bahwa pada 2020 kondisi ekonomi global akan terus mengalami dinamika yang luar biasa. Kondisi ini perlu dicermati agar dipastikan lebih banyak memberikan peluang positif ketimbang dampak negatif bagi Indonesia.

    "Paling tidak ekonomi Indonesia bertahan di tengah ekonomi global, kita tidak bisa bicara perkiraan karena dilakukan sembunyi-sembunyi," ujarnya.

    Kesepakatan tahap pertama, yang dicapai pada Desember 2019, diperkirakan berisi penurunan tarif serta peningkatan impor pertanian, energi dan produk-produk Amerika oleh Tiongkok. Kesepakatan juga diperkirakan menyentuh sengketa soal hak cipta.

    Agus menilai pernyataan yang disampaikan oleh pejabat pemerintah baik AS maupun Tiongkok tetap bakal rumit untuk diimplementasikan di tingkat teknis. Meski telah menemui titik temu, berakhirnya perang dagang tetap belum bisa disimpulkan segera berakhir.

    "Biasanya pernyataan pejabat tinggi negara ini tentu teknis di lapangan akan sangat rumit," ucap Agus.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id