BPS: Kenaikan Cukai Rokok Berdampak ke Inflasi

    Husen Miftahudin - 01 Oktober 2019 19:16 WIB
    BPS: Kenaikan Cukai Rokok Berdampak ke Inflasi
    Ilustrasi. Medcom/Achmad Zulfikar Fazli.
    Jakarta: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengaku masih mengkaji dampak kenaikan cukai rokok terhadap perkembangan inflasi di tahun depan. Rokok merupakan salah satu komponen langganan inflasi setiap bulannya.

    "Kita lihat Januari (2020), jika naik 35 persen kenaikannya seketika atau enggak. Jika tidak naik seketika, maka akan menyebar secara halus bulan ke bulan," ujar Suhariyanto dalam konferensi pers di kantor pusat BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Selasa, 1 Oktober 2019.

    Suhariyanto tak bisa menjawab lugas dampak inflasi imbas dari kenaikan cukai rokok di tahun depan. Meski secara tersirat, ia menyebut kenaikan cukai rokok pasti berdampak terhadap pergerakan inflasi bulanan.

    "Ada dampaknya, tapi seberapa besar kita masih ada exercise yang tidak bisa dipublikasikan. Nanti kita sampaikan di Februari 2020," tukas dia.

    Rokok adalah salah satu komoditas yang paling diperhitungkan dalam perkembangan inflasi bulanan. Rokok masuk ke dalam kelompok pengeluaran makanan jadi.

    "Makanan jadi, jika kalian cermat setiap bulan ada sumbangan kretek filter 0,01 persen merambat naik," tutur Suhariyanto.

    Pemerintah memutuskan tarif cukai rokok naik menjadi sebesar 23 persen dan harga rokok eceran naik menjadi 35 persen. Keputusan itu berlaku per 1 Januari 2020.

    Dari penaikan itu, pemerintah memproyeksikan penerimaan cukai tahun depan bisa mencapai Rp173 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

    Adapun keputusan penaikan tarif cukai rokok bertujuan untuk mengurangi konsumsi dan peredaran rokok ilegal, mengatur industri, serta menambah penerimaan negara.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id