Presiden Ingatkan Nasabah Mekaar Disiplin Menyicil Pinjaman

    Damar Iradat - 29 November 2019 17:58 WIB
    Presiden Ingatkan Nasabah Mekaar Disiplin Menyicil Pinjaman
    Presiden Joko Widodo meninjau program Mekaar di Kabupaten Subang, Jumat, 29 November 2019. Istana Kepresidenan/Kris.
    Subang: Presiden Joko Widodo meninjau program membina ekonomi keluarga sejahtera (Mekaar) di Kabupaten Subang, Jumat, 29 November 2019. Jokowi mengingatkan nasabah Mekaar disiplin mengangsur agar tak sulit mengajukan pinjaman di masa depan.

    "Jadi insyaallah nanti yang hadir di sini, bisa saja nanti kalau ibunya disiplin dia bisa jadi menteri atau jadi presiden. Ini juga harus punya mimpi dan cita-cita besar," kata Presiden di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat, 29 November 2019.

    Presiden meminta nasabah menyisihkan uang cicilan setiap hari. Sehingga, uang cicilan tersedia saat jatuh tempo pembayaran. Kepala Negara juga meminta nasabah menabung setiap hari. Uang tabungan bisa digunakan untuk pendidikan anak di masa depan.

    "Jadi jangan sampai anak-anak kita ada yang tidak bersekolah. Usaha ini adalah untuk anak-anak kita," jelasnya.

    Jokowi mengingatkan nasabah tak sembarangan menggunakan uang pinjaman dari Permodalan Nasional Madani (PNM). Seluruh pinjaman harus digunakan sebagai modal usaha.

    "Jangan sampai, waduh ini ada baju bagus hanya Rp200 ribu. Beli, nah ini mulai," kata Jokowi.

    Presiden juga sempat berbincang dengan salah satu nasabah, Enu. Enu menggunakan uang pinjaman untuk membeli motor. Presiden menyebut hal itu sah saja asal motor digunakan untuk usaha. Enu menggunakan motor itu untuk berkeliling berdagang.

    "Tapi kalau motor untuk gagah-gagahan, tidak boleh. Hati-hati jangan sampai dapat pinjaman dipakai untuk uang muka beli motor, nyicil ke Mekaar enggak bisa, nyicil ke dealer enggak bisa, semuanya ditarik," jelas Jokowi.

    Jokowi menyebut para nasabah yang disiplin bisa naik kelas mendapatkan pinjaman lebih besar. Mereka bisa mengajukan program kredit usaha rakyat (KUR) dari BRI.

    "Kalau sudah belajar mengelola uang Rp2 juta, Rp4 juta, Rp5 juta, Rp8 juta, langsung naik dapat Rp20 juta. Tapi memang harus kalau terbiasa disiplin, berapa pun juga sama saja sebetulnya. Sekali lagi asal kita disiplin tepat waktu dalam mengangsur," jelas Jokowi.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id