Kinerja Ekspor Sejalan dengan Masuknya Investasi Asing

    Ilham wibowo - 26 September 2019 14:47 WIB
    Kinerja Ekspor Sejalan dengan Masuknya Investasi Asing
    Wulling. Medcom/A. Harry Budiawan.
    Jakarta: Industri otomotif di Tanah Air makin kompetitif di kancah global ditandai sejumlah produsen yang gencar menembus pasar ekspor. Hasil ini dari peningkatan investasi yang turut memperdalam struktur manufaktur sektor tersebut.

    “Sesuai yang disampaikan berulang kali oleh Bapak Presiden Joko Widodo, pengembangan ekspor itu hanya bisa dilakukan karena adanya investasi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melalui keterangan resmi, Kamis, 26 September 2019.

    Dalam hal ini, pemerintah memberikan apresiasi kepada PT. SGMW Motor Indonesia yang mampu menjual produknya dari Indonesia ke mancanegara. Ekspor perdana telah dilakukan dari pabrik Wuling Cikarang ke Thailand, Brunei Darussalam, dan Fiji.

    “Kami sangat memberikan apresiasi, karena dalam waktu 20 bulan, investasi yang dilakukan oleh SGMW sudah sanggup masuk ke pasar ASEAN,” ujar Airlangga.

    Langkah yang dilakukan PT. SGMW Motor Indonesia tersebut membuktikan bahwa Indonesia sudah menjadi basis produksi dari sektor industri otomotif di tingkat ASEAN. Bahkan, melalui terbagunnya ekosistem yang terpadu itu, perusahaan mampu mencapai produktivitas yang optimal.

    “Dari hasil SGMW yang menginvestasikan hampir Rp9 triliun di Indonesia ini, mereka sudah membangun klaster produksinya. Dalam waktu dua tahun, market share mereka sudah bisa menyentuh lima persen, ini suatu capaian yang luar biasa,” ungkapnya

    Menurut Airlangga, PT. SGMW Motor Indonesia yang beroperasi sejak tahun 2017 telah menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 900 orang. Sumber daya manusia juga hadir dari perusahaan supplier dan 100 distrubutor yang masuk dalam ekosistem bisnis yang diperkirakan menyerap hingga 5.000 orang.

    “Kami pun mengapresiasi pabrik SGMW di Cikarang ini yang sudah mengintegrasikan sistem teknologi manufaktur terkini, dengan memiliki kapasitas produksi sebesar 120 ribu unit per tahun dan hingga saat ini telah memproduksi empat merek mobil,” paparnya.

    Penjualan Wuling tercatat mengalami peningkatan dari 5.050 unit pada 2017 menjadi 17.002 unit sepanjang 2018 atau naik sebesar 236,7 persen. PT. SGMW Motor Indonesia menargetkan ekspornya menembus 2.600 unit hingga akhir 2019.

    “Selain ingin menjadikan Indonesia sebagai basis ekspor ke wilayah ASEAN, kami juga terus mendorong komitmen PT SGMW dalam upaya peningkatan kandungan lokal di atas 60-70 persen,” ucap Airlangga.

    Sementara itu, Presiden Wuling Motors Xu Feiyun menyampaikan, pihaknya bertekad dalam jangka panjang untuk menjadikan pabrik Wuling di Indonesia sebagai pilar bagi otomotif dunia. Dimulainya ekspor ini membuktikan bahwa produksi anak bangsa Indonesia mampu bersaing di tingkat global.

    Wuling juga terus melakukan peningkatan produksi di berbagai lini andalannya hingga telah mencapai lebih dari 30 rivu unit yang sampai ke tangan konsumen Indonesia. Tercatat, ada empat model kendaraan yang dibuat di pabrik Cikarang, yaitu seri Confero yang merupakan MPV pertama Wuling, seri Cortez yang bermain di segmen Medium MPV, Formo untuk pasar Light Commercial Vehicle, serta Almaz selaku Smart Technology SUV.

    Dengan mengaplikasikan Global Manufacturing System (GMS), Wuling memastikan bahwa pabriknya berkompeten untuk mencapai efisiensi proses produksi dan menghasilkan produk berkualitas tinggi yang dapat bersaing di tingkat internasional. Pabrik Wuling sudah didukung oleh empat fasilitas produksi yang terintegrasi dengan supplier park yang berada di dalam satu kawasan seluas 60 hektar.

    “Dengan sinergi kecanggihan teknologi pabrik, standar GMS, dan sumber daya manusia yang unggul, kami akan memperluas ekspor ke negara tujuan lainnya dan terus berkontribusi lebih untuk Indonesia,” ujar Xu Feiyun.


    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id