comscore

Pemerintah Berencana Impor Kerbau dari India

Husen Miftahudin - 16 Juni 2016 21:11 WIB
Pemerintah Berencana Impor Kerbau dari India
Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong. MTVN/Husen Miftahudin.
medcom.id, Jakarta: Harga daging sapi yang tak kunjung turun meski pemerintah melakukan Operasi Pasar dan Pasar Murah membuat pemerintah harus mencari cara lain. Salah satunya adalah dengan mengimpor kerbau dari negara lain. 

Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong mengungkapkan, India menjadi incaran pemerintah untuk mengimpor kerbau. Alasannya, negeri Taj Mahal tersebut surplus jumlah kerbau sehingga harga yang ditawarkannya jauh lebih murah ketimbang sapi.
"Setahu saya kita cenderung (impor) kerbau. Karena di sana (India) kan sapi itu dianggap suci. Terlebih (kerbau) jauh lebih cocok untuk rendang," ujar Thomas dalam acara buka puasa bersama di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Kamis (16/6/2016).

Saat ini, aku dia, koordinasi antara Kemendag dengan Kementerian Pertanian (Kementan) sudah lebih baik. Artinya, kondisi tersebut memudahkan Kemendag untuk mengeluarkan izin impor daging kerbau dari India.

Meskipun impor kerbau merupakan hal baru bagi Indonesia, namun pria yang akrab disapa Tom ini meyakini rencana tersebut dapat menekan harga daging dalam negeri. Jika harga daging dapat ditekan melalui pemenuhan impor kerbau, maka pemerintah bisa mendorong jumlah sapi melalui ternak lokal.

"Untuk kemajuan, kita harus bisa mencoba hal baru. Mungkin kita masih belum terbiasa, di awal masih ragu. Kalau kita tidak coba bagaimana mau maju," papar dia.

Tom menceritakan bahwa di beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina sudah lazim dengan pemenuhan kebutuhan daging kerbau dari India. Selain tak berbeda jauh soal rasa, harga kerbau juga lebih murah ketimbang sapi.

"Di Malaysia, Singapura, dan Filipina daging kerbau dri India sudah sangat lazim. Apalagi di Timur Tengah, banyak sekali daging kerbau dari India. Yang namanya Malaysia dan Singapura bisa, kenapa kita tidak," pungkas Tom.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk menekan harga daging sapi hingga Rp80 ribu per kilogram (kg). Impor kerbau dari India dinilai mampu jadi solusi penurunan harga daging yang hingga kini tak beranjak turun di kisaran Rp100 ribu per kg.

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) pun telah bersiap jika pemerintah memerintahkan impor kerbau dari India. Bahkan beberapa waktu lalu, Perum Bulog telah menjajaki pertemuan dengan 13 perusahaan pemasok daging kerbau India yang dibawa oleh delegasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) India.


(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id