B30 hanya Bantu Rupiah Menguat Tipis

    Nia Deviyana - 03 Desember 2019 21:11 WIB
    B30 hanya Bantu Rupiah Menguat Tipis
    Ilustrasi. Foto : MI/RAMDANI.
     Jakarta: Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai hilirisasi energi seperti penerapan biodiesel 30 persen (B30) memang bisa menekan defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD). Namun, perlu waktu langsung berdampak pada penguatan rupiah secara signifikan.

    Sebelumnya, Menko Maritim dan Investasi Luhut B Pandjaitan meyakini mata uang rupiah bisa kembali menguat bahkan hingga di bawah level Rp10 ribu per USD. Saat ini rupiah masih bertengger di level Rp14.100-an per USD.

    "Dampak netto dari penurunan impor minyak karena beralih ke biodiesel kemungkinan belum akan membawa rupiah ke level Rp10 ribu," ujar Eko kepada Medcom.id, Selasa, 3 Desember 2019.

    Eko mengatakan ada banyak persoalan yang berpotensi membuat rupiah melemah, baik dari aspek CAD maupun aspek politik.

    Lebih lanjut, Eko menparesiasi langkah pemerintah dalam mendorong b30. Dia mengatakan, meski penerimaan devisa berpotensi berkurang seiring pemakaian CPO untuk kebutuhan dalam negeri, langkah hilirisasi CPO menjadi b30 dapat mengurangi permintaan valas untuk impor minyak.

    "Sehingga hasilnya juga akan berdampak pada penghematan dalam penggunaan devisa," ungkapnya.

    Kebijakan penggunaan B30 untuk seluruh kegiatan public service obligation (PSO) atau subsidi dan non-PSO akan dimulai sejak 1 Januari 2020. Kebijakan ini merupakan keberlanjutan dari penerapan B20 yang telah dilakukan setahun ke belakang.
     
    Kebijakan mandatori pencampuran solar dan bahan bakar nabati (BBN) atau fatty acid methyl ester (FAME) dalam bentuk B30 diyakini akan bisa mengurangi impor minyak mentah sebesar 35 persen.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id