Penjualan Turun 3,7%, HERO Matangkan Strategi Bisnis

    Nia Deviyana - 29 November 2019 18:37 WIB
    Penjualan Turun 3,7%, HERO Matangkan Strategi Bisnis
    Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk Patrik Lindvall. Foto: Medcom.id/Nia Deviyana.
    Bintaro: PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mencatat total penjualan hingga September 2019 sebesar Rp9,48 miliar atau lebih rendah 3,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    "Tentunya kami menghadapi persaingan yang semakin ketat. Masalah pasokan menjadi salah satu penyebab utama," ujar Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk Patrik Lindvall di Gedung CBD Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat, 29 November 2019.

    Merespons hal tersebut, Patrik mengatakan perusahaan sudah membuat strategi ulang untuk menunjang bisnis hingga beberapa tahun ke depan. Patrick bilang, perseroan bakal menuangkan investasi yang lebih besar, utamanya untuk menunjang bisnis makanan karena sektor ini yang menyumbang pendapatan paling tinggi, yakni di atas 50 persen.

    "Berkaitan dengan bisnis makanan kami mengoptimalkan penggunaan ruang, misal berfokus pada penyajian makanan segar dan menyajikan rangkaian produk bersertifikasi halal seiring berubahnya perilaku konsumen," imbuhnya.

    Meskipun masih dalam tahap awal, program optimalisasi dan perbaikan toko yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan standar operasi telah memberikan kemajuan yang positif.

    "Perseroan telah membuat kemajuan dalam hal daya saing harga dan meningkatkan pengalaman berbelanja untuk melayani pelanggan dengan lebih baik. Proyek percontohan dan peluncuran format baru juga diterima dengan baik oleh pelanggan," papar Patrik.

    Seiring dengan proses menyeimbangkan kembali portofolio toko di bisnis makanan, Patrik mengungkapkan perseroan juga berinvestasi dalam membuka toko baru dan merenovasi ulang toko.

    Perseroan telah meluncurkan proposisi percontohan dengan melakukan renovasi toko dan menguji coba sejumlah inovasi format toko.

    "Meskipun masih sangat dini untuk menilai pembaruan toko yang kami lakukan, respons awal dari pelanggan cukup menggembirakan," kata Patrik.

    Adapun perseroan baru saja meluncurkan konsep toko untuk Giant dalam program bernama "Giant Tampil Beda" yang menghadirkan tampilan dan energi baru bagi pelanggan Indonesia.

    Meski penjualan di sektor makanan menurun, catatan HERO menunjukkan penjualan di lini kecantikan, kesehatan, dan perabotan cukup baik. Patrik mengatakan perseroan melihat peluang yang besar pada bisnis IKEA dan Guardian.

    "IKEA dan Guardian memperlihatkan pertumbuhan yang bagus. Guardian fokus pada kesehatan dan kecantikan dan kami berencana ekspansi dengan menambah gerai baru. Kami juga menerapkan desain modern dan akan menambah cakupan produk skincare dan kosmetik halal," pungkasnya.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id