Restrukturisasi Jiwasraya Ditetapkan Februari

    Eko Nordiansyah - 15 Januari 2020 17:30 WIB
    Restrukturisasi Jiwasraya Ditetapkan Februari
    Asuransi Jiwasraya. Foto : MI/RAMDANI. Asuransi Jiwasraya. Foto : MI/RAMDANI.
    Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) bisa ditetapkan pada Februari. Saat ini, Kementerian BUMN masih berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    "Semoga akhir Januari-Februari bisa mulai paparkan skemanya nanti," kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Januari 2020.

    Pria yang akrab disapa Tiko itu menuturkan, Kementerian BUMN menyiapkan restrukturisasi Jiwasraya dengan penerbitan utang oleh anak usaha Jiwasraya Putra. Nantinya, dana dari anak usaha itu bisa digunakan untuk membayar polis nasabah, terutama yang telah jatuh tempo.

    "Itu proses mungkin Maret-April lah ya. Ini restrukturisasi menyeluruh terutama mengenai polis-polisnya. Nanti (polis jatuh tempo) itu, kami lagi strategi. Kami umumkan Februari," jelas dia.

    Terdapat empat alternatif penyelamatan Jiwasraya. Mulai dari strategic partner yang menghasilkan Rp5 triliun, inisiatif holding asuransi Rp7 triliun, menggunakan skema finansial reasuransi Rp1 triliun, dan sumber dana lain dari pemegang saham Rp19,89 triliun. Jadi, total dana yang dihimpun dari penyelamatan tersebut Rp32,89 triliun.

    Saat ini ada lima orang tersangka yang telah ditetapkan oleh Kejaksaan Agung. Mereka adalah Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral Tbk (TRAM) Heru Hidayat, mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan dan Investasi Jiwasraya Hary Prasetyo, serta Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan.

    "Kami sangat respect proses hukum dan kita menghargai kecepatan kejagung dalam proses Jiwasraya ini. Nah sekarang setelah semua berjalan berfokus pada next step bagaimana kasus Jiwasraya," pungkas Tiko.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id