Pascaakuisisi

    BTN Bidik Kenaikan Fee Based Income hingga 200%

    Annisa ayu artanti - 22 April 2019 12:40 WIB
    BTN Bidik Kenaikan <i>Fee Based Income</i> hingga 200%
    Direktur Utama BTN Maryono. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
    Jakarta: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menargetkan peningkatan pendapatan non-bunga (fee based income) hingga 200 persen usai mengakuisisi PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM) dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

    Direktur Utama BTN Maryono mengatakan perseroan telah menghitung dampak positif dari aksi korporasi ini, yakni peningkatan fee based income sekitar 100 sampai 200 persen. Bahkan, secara keseluruhan peningkatan fee based income bisa mencapai empat kali lipat.

    "Bisa 100-200 persen, untuk fee based saja. Kalau keseluruhan bisa sampai empat kali lipat," kata Maryono saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 22 April 2019.

    Maryono juga menjelaskan dari aksi korporasi ini, BTN akan lebih leluasa menjual berbagai produk investasi. BTN berencana menjual produk seperti reksa dana, Reksa dana Penyertaan Terbatas (RDPT), Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), Efek Beragun Aset (EBA), dan Dana lnvestasi Real Estate (DIRE).

    Selain itu perseroan juga menargetkan akan menjajakan aneka produk wealth management yang akan ditawarkan kepada para nasabah BTN Prioritas.

    Menurut Maryono, pembelian saham PNMIM sebesar 30 persen tersebut sebagai bentuk sinergi antar BUMN. "Kami juga melihat PNMIM mencatatkan kinerja keuangan yang baik yang dapat mendukung bisnis utama BTN di bidang pembiayaan perumahan," ucap Maryono.

    Adapun, rencana pembelian saham PNMIM ini akan segera disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Maryono berharap, transaksi tersebut dapat segera rampung pada Juni 2019.

    BTN dan PNMIM hari ini melakukan penandatanganan perjanjian pembelian saham bersyarat (conditional shares purchase agreement/CSPA). BTN akan mencaplok saham PNMIM dari Permodalan Nasional Madani sebanyak 30 persen atau 33 ribu lembar saham senilai Rp114,3 miliar.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id