Jokowi Sebut Swasembada Daging Bisa Terwujud 10 Tahun Mendatang

    Gervin Nathaniel Purba - 21 Juni 2016 13:50 WIB
    Jokowi Sebut Swasembada Daging Bisa Terwujud 10 Tahun Mendatang
    Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)



    medcom.id, Bogor: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi tempat pembibitan sapi yang berlokasi di PT Karya Anugerah Rumpin (KAR) Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi sempat melihat proses sapi-sapi betina yang disuntikkan semen beku alias sperma sapi.

    "Ini yang kita lihat di sini adalah proses di hulu pembibitan sapi potong dalam sebuah program jangka panjang, yang kita harapkan nantinya kita betul-betul dapat swasembada daging sapi sendiri," ujar Jokowi, di kawasan peternakan sapi PT KAR, Jawa Barat, Selasa (21/6/2016).






    Berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh pemerintah, kata Jokowi, swasembada daging sapi baru bisa dilakukan sekitar sembilan hingga 10 tahun mendatang. Sebab, dalam proses pembibitannya, pihaknya harus melakukan seleksi guna mendapatkan sapi-sapi yang mempunyai performa yang bisa dipakai untuk menghasilkan.

    "Yang nantinya bisa dibagikan baik ke industri atau petani," kata mantan Wali Kota Solo itu.

    Berdasarkan hasil diskusi antara pemerintah dengan swasta, Indonesia membutuhkan kurang lebih dua sampai tiga juta semen beku per tahunnya. Jika hal tersebut dapat terpenuhi terus menerus selama enam tahun, maka permasalahan di hulu bisa selesai dan peluang swasembada semakin terbuka lebar.

    "Tapi di hilirnya masih butuh lagi tiga sampai empat tahun dan ini harus dengan konsistensi tinggi," paparnya.

    Upaya ini, lanjut Jokowi, harus dilakukan secara terus menerus, sehingga semua potensi yang ada sangat memungkinkan bagi pemerintah dalam mewujudkan cita-cita swasembada daging. "Dan ya itu butuh waktu sembilan sampai 10 tahun," ungkapnya.

    Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, saat ini sudah ada tujuh lokasi tempat pembibitan sapi seperti PT KAR ini dan dirinya senang karena adanya sinergi antara pemerintah dan swasta. "Ada swasta, peneliti LIPI, Kemenristekdikti, dan Kementan," tuturnya.

    Nantinya, pola yang sama akan dilakukan oleh PT Berdikari bekerja sama dengan Spanyol atau Brazil. "Sehingga ada pola berbeda. Tapi semangat sama, sembilan sampai 10 tahun bisa swasembada," tegasnya.

    Pantauan Metrotvnews.com, pria berambut klimis tersebut tiba bersama rombongan sekitar pukul 11.30 WIB. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Haldimuljono.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id