Jasa Marga Serahkan 13 Ruas Tol ke Pemerintah

    Annisa ayu artanti - 08 Februari 2020 06:00 WIB
    Jasa Marga Serahkan 13 Ruas Tol ke Pemerintah
    Ilustrasi - - Medcom.id/Antonio
    Jakarta: PT Jasa Marga Tbk berencana menyerahkan 13 ruas tol kepada pemerintah hingga 2044 mendatang. Rencana ini seiring berakhirnya masa konsesi ruas-ruas tol tersebut.

    "2044 Jasa Marga akan menyerahkan 13 ruas, yang harus diserahkan ke pemerintah karena masa konsesi selesai," kata Corporate Secretary (Corsec) PT Jasa Marga (Persero) Mohamad Agus Setiawan di Hotel Grandhika, Jakarta, Jumat, 7 Februari 2020.

    Agus menjelaskan semua ruas yang dioperasikan Jasa Marga harus diserahkan pemerintah. Khususnya ruas-ruas lama yang telah dioperasikan sebelum 2024.

    Saat ini Jasa Marga tengah mengajukan beberapa ruas kepada pemerintah melalui Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT). Di antaranya Belawan-Medan-Tanjung Merawa, Jakarta-Tangerang, Tol Dalam Kota, Tol Jagorawi, Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Semarang, Purbaleunyi, Cipularang-Bandung-Cileunyi, Semarang seksi A B C dan Surabaya-Gempol.

    "Jadi ada yang diusulkan di tahun ganjil, ada yang tahun genap. Saya enggak hafal detail," ungkapnya.

    Adapun dalam waktu dekat terdapat dua ruas tol yang akan diserahkan kepada pemerintah. Kedua ruas itu adalah ruas Surabaya-Gempol dan Medan-Tanjung Morawa.

    Ruas Surabaya-Gempol memiliki panjang 43 kilometer, jalan tol ini beroperasi secara penuh sejak 1986. Namun adanya bencana lumpur panas Lapindo Brantas Inc, jalan ini terpotong sekitar enam kilometer yang menghubungkan Porong dan Gempol. Pemerintah memutuskan menutup ruas tersebut sebagai jalan tol, sehingga panjangnya berkurang menjadi 37 kilometer.

    Jalan yang dikelola oleh cabang Surabaya-Gempol ini memiliki 2x3 lajur (Waru-Dupak) dan 2x2 lajur (Waru-Gempol), tujuh interchange, 27 jembatan perlintasan kendaraan, dan dua jembatan penyeberangan orang.

    Pada ruas ini terdapat 10 gerbang tol yang terdiri dari enam gerbang tol dengan sistem transaksi terbuka dan empat gerbang dengan sistem transaksi tertutup.

    Mengingat pentingnya ruas ini, Jasa Marga memutuskan untuk memindahkan ruas yang terendam lumpur, bergeser sekitar 3 kilometer ke arah barat. Ruas yang dipindah itu sepanjang 6 kilometer dan akan menjadi 10 kilometer.

    Ruas ini juga merupakan bagian dari jalan tol Trans Jawa yang akan menyambung ke Pasuruan, Probolinggo hingga ke Banyuwangi.

    Pada 2005 rata-rata harian volume lalu lintas mencapai 173.300 kendaraan, dan merosot pada 2006 setelah tergenang lumpur, hingga pada 2007 rata-rata volume harian lalu lintas hanya 147.200 kendaraan. Namun pada 2008 menunjukkan kenaikan lagi menjadi 156.000 kendaraan per hari.

    Pendapatan dari tol ini masih mengalami peningkatan sekalipun volume lalu lintas menurun pada tahun 2006. Tahun 2006/2007 pendapatan tol masih meningkat 10,32 persen menjadi sebesar Rp 312 juta per hari, dan tetap meningkat di tahun 2008 menjadi Rp402,325 juta per hari.

    Sementara itu, ruas Medan-Tanjung Berawa merupakan satu-satunya yang dikelola Jasa Marga di luar Jawa. Dibangun oleh kontraktor Takenaka Nippo Hutama dan konsultan Jepang PCI (Pacific Consultant International) Jalan tol ini mulai beroperasi pada 1986.

    Dengan bentangan sekitar 34 kilometer dan 2x2 lajur, jalan tol ini menghubungkan Pelabuhan Belawan ke Medan dan Tanjung Morawa, sehingga dikenal dengan nama singkatan Belmera. Jalan tol ini dioperasikan dengan sistem transaksi tertutup.

    Volume lalu lintas di ruas ini juga menunjukkan peningkatan. Sebagai gambaran rata-rata volume lalu lintas harian pada 2011 sekitar 53.000, dan 2012 mencapai sekitar 59.200. Ruas jalan ini memiliki empat interchange, 14 jembatan perlintasan kendaraan, lima jembatan penyeberangan orang dan 10 gerbang tol. Jalan tol ini dikelola oleh Cabang Belmera.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id