DPR Permasalahkan Pembangunan Gedung OJK

    Eko Nordiansyah - 04 Februari 2020 19:40 WIB
    DPR Permasalahkan Pembangunan Gedung OJK
    OJK. Foto : MI/RAMDANI.
    Jakarta: Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempermasalahkan pembangunan gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pasalnya pembangunan gedung ini tidak seharusnya dilanjutkan karena OJK bakal ikut pindah ke ibu kota baru.

    Anggota Komisi XI Fraksi PDIP Andreas Eddy Susetyo mengatakan penghentian pembangunan gedung baru OJK di kawasan SCBD harus dihentikan. Dirinya meminta OJK untuk mematuhi keputusan tersebut.

    "Dalam penegasan dalam pemberian persetujuan anggaran, pengeluran pembangunan gedung belum disetujui DPR. Kegiatan menyangkut hal ini apa yang menajdi catatan persetujuan anggaran bsia diikuti dan dipatuhi OJK," kata dia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.

    Pada April 2019, OJK bersama dengan Kementerian Keuangan meresmikan penggunaan Barang Milik Negara (BMN) di Lot-1 SCBD Jakarta untuk Pembangunan Gedung Kantor Pusat OJK 'Indonesia Financial Center'. Pembangunan ini dilakukan setelah OJK mendapat persetujuan anggaran dari DPR di tahun sebelumnya.

    Selanjutnya, OJK dan Kemenkeu akan membentuk tim bersama dan secara bertahap akan diadakan Probity Audit pengadaan barang atau jasa bekerja sama dengan BPKP. Tim bersama tersebut bertujuan untuk menyusunan regulasi, perizinan, dan perencanaan gedung.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id