Penyaluran Dipercepat, Pengawasan Dana Desa Diperketat

    Eko Nordiansyah - 15 Januari 2020 16:34 WIB
    Penyaluran Dipercepat, Pengawasan Dana Desa Diperketat
    Ilustrasi. FOTO: MI/Ramdani
    Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal memperketat pengawasan dana desa yang disalurkan tahun ini. Apalagi pemerintah mempercepat penyaluran dana desa sebesar 40 persen di tahap I, kemudian 40 persen lagi di tahap II, dan 20 persen sisanya di tahap III.

    Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti mengatakan pengawasan dilakukan bersama dengan kementerian/lembaga (K/L) lainnya. Misalnya, dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi selaku pendamping.

    "Kita juga lakukan pengawasan melalui kegiatan-kegiatan monitoring yang dilakukan, misalnya K/L melakukan sosialisasi, feedback juga akan langsung ditangkap," kata dia di Gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Januari 2020.

    Selain itu, penggunaan dana desa saat ini harus menggunakan aplikasi Siskeudes dan Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN). Adanya sistem ini akan memudahkan pengelolaan dana desa sehingga mudah diawasi.

    "Di samping itu, whistleblowing system juga dibangun, di kemendes dan kemendagri juga ada. Jadi kalo ada tendensi penyalahgunaan, kita tentu akan sikapi dengan perhatian yang penuh," jelas dia.

    Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 205 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Dana Desa, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk pencairan dana desa. Jika syarat sudah dipenuhi maka pemerintah bisa melakukan pencairan sesuai jadwal.

    Untuk tahap I pencairan akan dilakukan paling cepat Januari 2020 dan paling lambat Juni. Sedangkan tahap II dicairkan paling cepat Maret dan paling lambat minggu keempat Agustus, serta tahap III paling cepat cair Juli.

    "Kuncinya ada dua. Satu, Perkada yang dikeluarkan kabupaten/kota. Kalau dia cepat, prosesnya juga cepat. Kedua Perdes dari pada APBDes. Ini domainnya desa. Kalau tidak siap, maka dia juga tidak bisa menikmati percepatan ini," pungkasnya.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id