Operasional BI Berjalan Normal Meski Dikepung Banjir

    Husen Miftahudin - 03 Januari 2020 13:24 WIB
    Operasional BI Berjalan Normal Meski Dikepung Banjir
    Ilustrasi Bank Indonesia. FOTO: dok MI.
    Jakarta: Bank Indonesia (BI) memastikan kegiatan operasional sistem pembayaran dan operasi moneter tetap berjalan normal. Meski wilayah Jabodetabek dikepung banjir, seluruh operasional bank sentral tetap berjalan seperti biasa.

    Adapun rangkaian kegiatan operasional yang berjalan normal adalah layanan sistem pembayaran nontunai. Hal ini didukung terjaganya kegiatan operasional sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

    "Kemudian layanan sistem pembayaran tunai (layanan kas) guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memperoleh uang rupiah yang layak edar," tulis siaran pers Bank Indonesia yang dinukil Medcom.id, Jumat, 3 Januari 2020.

    Selanjutnya transaksi operasi moneter rupiah dan valuta asing (valas) yang didukung sistem Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) dan Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP) yang tetap terjaga. Juga kegiatan operasional Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) dan Indonia.

    Guna mengantisipasi perkembangan kondisi cuaca, BI akan berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga serta otoritas terkait lainnya untuk menjamin kelangsungan layanan sistem pembayaran nontunai dan tunai secara aman dan lancar bagi masyarakat.

    "BI juga akan terus memastikan kegiatan operasi moneter serta pasar uang tetap berjalan lancar dan normal guna menjaga likuiditas dan stabilitas perekonomian."

    Banjir menggenangi ibu kota setelah hujan deras yang turun pada 31 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020. Sebanyak 31 ribu warga ibu kota mengungsi akibat banjir yang menggenangi 38 kecamatan.

    Namun hingga Jumat siang, 3 Januari 2020, titik banjir ibu kota sudah mulai surut. Bahkan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali memberlakukan sistem ganjil genap per hari ini.

    Demikian halnya di Kota Tangerang, sekitar 70 persen titik banjir di wilayah tersebut mulai surut. Sebanyak 164 titik banjir dari 289 wilayah yang terendam kini mulai ditempati masyarakat yang sebelumnya terdampak.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id