Ekspor RI Sepanjang Oktober USD14,93 Miliar

    Suci Sedya Utami - 15 November 2019 11:38 WIB
    Ekspor RI Sepanjang Oktober USD14,93 Miliar
    Ilustrasi kegiatan ekspor impor. FOTO: MI/Pius Erlangga.
    Jakarta: Kinerja ekspor Indonesia pada Oktober 2019 mengalami penurunan 6,13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Nilai ekspor pada bulan kesepuluh tahun ini mencapai USD14,93 miliar.

    Namun, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, jika dibandingkan dengan September mengalami kenaikan sebesar 5,92 persen. Pada September nilai ekspor sebesar USD14,09 miliar.

    Apablia dirinci, ekspor nonmigas sebesar USD14,01 miliar. Angka tersebut menurun 2,48 persen dibanding Oktober 2018, namun meningkat 5,56 persen dibanding September 2018.

    Sementara ekspor migas tercatat sebesar USD920 juta. Ekspor migas mengalami penurunan 40,07 persen dibanding Oktober 2018, namun meningkat 11,58 persen dibanding September 2018.

    Berdasarkan golongan barang harmonized commodity (HS) 2 digit, kata Suhariyanto, penurunan terjadi pada barang-barang seperti perhiasan dan permata, barang rajutan, lemak dan minyak hewan nabati, makanan olahan, kapal, perahu serta struktur lainnya.

    Sedangkan yang mengalami peningkatan yakni bahan bakar mineral, biji, kerak dan abu logam, alas kaki, kendaraan dan bagiannya, serta bubur kayu.

    "Untuk komoditas besar seperti kopi, sarang burung walet, bijih kakao yang masuk dalam industri pengolahan meningkat. Lalu kendaraan bermotor roda empat dan lebih, sepatu olah raga juga meningkat. Sedangkan kelapa sawit, perhiasan menurun," kata Suhariyanto di kantor pusat BPS, Jakarta Pusat, Jumat, 15 November 2019.

    Secara kumulatif, ekspor Indonesia sepanjang Januai-Oktober mencapai USD139,11 miliar. Angka ini lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai USD150,87 miliar.

    "Terjadi penurunan 7,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," ujar dia.

    Adapun 10 besar pangsa pasar ekspor sepanjang Januari-Okober nilainya masing-masing yakni ke Tiongkok nilainya mencapai USD21,12 miliar, Amerika Serikat USD14,43 miliar, Jepang USD11,47 miliar, India USD9,47 miliar, Singapura USD7,71 miliar, Malaysia USD6,37 miliar, Korea Selatan USD5,08 miliar, Thailand USD4,69 miliar, Taiwan USD3,25 miliar, dan Belanda USD2,50 miliar.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id