comscore

Kredivo Tidak Ingin Edukasi Masyarakat Lewat Promo

Angga Bratadharma - 27 Maret 2019 10:47 WIB
Kredivo Tidak Ingin Edukasi Masyarakat Lewat Promo
CTO & Co-Founder Kredivo Alie Tan (MI/BARY FATHAHILAH)
Jakarta: PT FinAcell Teknologi Indonesia (Kredivo) mengaku tidak ingin memberikan edukasi berupa promo kepada masyarakat dalam rangka menggaet customer baru. Dalam konteks ini, Kredivo berharap pertambahan jumlah customer terjadi karena memang produk yang dimiliki benar-benar memberikan kemudahan dan sesuai dengan kebutuhan.

Sejauh ini, Kredivo mencatat persebaran customer di luar Pulau Jawa masih kecil dan terbesar masih berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Meski berencana terus memperbesar skala bisnis, tetapi prinsip kehati-hatian terus dipegang teguh oleh Kredivo.
CTO & Co-Founder Kredivo Alie Tan mengaku pihaknya ingin membuat produk yang memang dipergunakan oleh nasabahnya. Dalam konteks ini, ia tidak menginginkan Kredivo memiliki jumlah nasabah yang besar lantaran diiming-imingi oleh sejumlah promo dan diskon karena karakteristiknya tidak akan bertahan lama.

"Kita mau buat produk itu yang memang dipakai sama user kita. Kita mau buat produk yang banyak dipakai oleh orang Indonesia tapi tidak hanya bersifat wallet seperti yang ada, dipakai karena mendapatkan diskon. Tapi setelah itu mereka pergi," kata Alie, di Jakarta, Selasa, 26 Maret 2019.

Ia mengaku pihaknya terus memaksimalkan pembuatan produk yang memang membuat customer tetap berada di Kredivo. Saslah satu cara yang dilakukan adalah memberikan suku bunga terendah. Selain itu, cara lain yang digunakan adalah memberikan kemudahan bagi customer saat mengakses produk Kredivo yakni dengan dua klik dan waktu yang tidak lama.

"Kita ingin memberikan pengalaman dan kepuasan dengan produk kita, bukan hanya karena promo. Kalau kita edukasi melalui promo maka gampang, kita terima saja tapi kan setelah itu customer tidak kembali lagi. Itu kan percuma," ucapnya, dalam Editor Luncheon.

Lebih lanjut, ia menyebutkan, persebaran customer Kredivo lebih banyak di Jabodetabek. Meski terus berekspansi di luar Pulau Jawa, namun Alie mengatakan bahwa Kredivo tetap berhati-hati untuk memberikan persetujuan bagi mereka yang hendak mengakses Kredivo. Kehati-hatian menjadi penting untuk menekan kredit macet.

"Tiap daerah sifatnya beda-beda. Ada satu daerah itu yang memang tidak mau bayar. Tidak usah saya sebutkan namanya. Tapi, kita memang harus hati-hati dan kita perlu memainkan data agar kita bisa maksimal dalam berkespansi. Tapi pada dasarnya semua daerah itu kita support," tegasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Alie, terdapat tantangan lain untuk Kredivo menggarap daerah di luar Pulau Jawa. Di antaranya adalah masyarakat belum mengetahui mengenai apa itu Kredivo. Belum lagi tingkat kesadaran masyarakat akan produk jasa keuangan yang masih perlu ditingkatkan lebih baik lagi di masa-masa yang akan datantg.

"Tantangan terakhir adalah kita butuh data. Jadi kita harus kreatif banget terutama untuk tim kreatif mengenai data apa saja yang dibutuhkan," pungkasnya.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id