Bila Terbukti Selundupkan Harley, Garuda Indonesia Bakal Kena Sanksi

    Husen Miftahudin - 06 Desember 2019 05:40 WIB
    Bila Terbukti Selundupkan Harley, Garuda Indonesia Bakal Kena Sanksi
    Garuda Indonesia. Foto : AFP.
    Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal mengenakan sanksi bagi PT Garuda Indonesia Tbk bila terbukti melakukan penyelundupan motor Harley-Davidson secara ilegal. Motor gede (moge) tersebut diduga diangkut melalui pesawat Garuda Indonesia dari Prancis ke Indonesia.

    Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti mengaku pihaknya saat ini tengah melakukan tindak lanjut atas dugaan pelanggaran tersebut. Garuda Indonesia diduga melanggar peraturan perundang-undangan di bidang penerbangan dalam rangka ferry flight yang membawa kargo tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    "Apabila Garuda Indonesia terbukti melakukan pelanggaran, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 78 Tahun 2017 tentang Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Peraturan Perundang-Undangan di Bidang Penerbangan," ujar Polana dalam keterangan resminya, Kamis, 5 Desember 2019.

    Adapun tindak lanjut dugaan pelanggaran tersebut dilakukan Polana dengan menginstruksikan Inspektur Penerbangan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I untuk melakukan pendalaman atas informasi tersebut. Hal itu guna mendapatkan bukti adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Garuda Indonesia.

    "Penerbangan ferry flight (dalam dan luar negeri) wajib memiliki persetujuan terbang (Flight Approval/FA) serta tidak diperbolehkan untuk membawa kargo dan penumpang dengan tujuan komersial," tegas Polana.

    Namun apabila terdapat kargo dan penumpang yang harus diangkut, jelas Polana, adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan untuk mendukung operasional penerbangan ferry flight tersebut.  Misalnya, mengangkut awak pesawat tambahan atau extra crew, teknisi pesawat udara, inspektur penerbangan, komponen pesawat udara, serta tools and equipments.

    "Kepada seluruh operator penerbangan ditegaskan untuk berkomitmen terhadap pemenuhan peraturan perundang-undangan agar tercipta penerbangan Selamat, Aman dan Nyaman," tutup Polana.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id