LPEI Dukung Peningkatan Ekspor Nasional

    Husen Miftahudin - 25 September 2018 07:03 WIB
    LPEI Dukung Peningkatan Ekspor Nasional
    Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Sinthya Roesly. (Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah).
    Jakarta: Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank terus mendorong daya saing aktivitas ekspor nasional. Bersama jejaring Perguruan Tinggi untuk pengembangan ekspor Indonesia (Unied), LPEI mendiseminasikan hasil riset serta merumuskan konsensus bersama pemangku kebijakan dalam rangka peningkatan ekspor nasional.

    Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Sinthya Roesly mengaku pihaknya juga bekerja sama dengan International Center for Applied Finance and Economics (InterCAFE) IPB untuk menghitung dampak total pembiayaan LPEI terhadap perubahan kondisi makroekonomi di Indonesia.

    Analisa computing general equilibrium (CGE) menggunakan data Sistem Neraca Sosial Ekonomi Indonesia (SNSE) terkini diperoleh kesimpulan, pembiayaan agregat LPEI berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi dan memiliki dampak sosial, yaitu peningkatan penyerapan tenaga kerja dan menurunkan kemiskinan. 

    Hasil kajian lainnya terkait pentingnya infrastruktur ekspor dan winning commodities ekspor Indonesia. Infrastruktur menjadi faktor penting dalam mendorong efisiensi logistik dan transportasi para eksportir sehingga dapat meningkatkan daya saing. 

    "Dari hasil kajian, winning commodities menjadi fokus kami dalam mendorong akselerasi ekspor winning commodities tersebut," ujar Sinthya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin, 24 September 2018.

    Baca juga: Indonesia Eximbank Salurkan Pembiayaan Ekspor Rp108,7 Triliun

    Hasil-hasil kajian tersebut terbuka untuk disinkronisasi dan dikonfirmasi dengan para stakeholders dari kementerian dan lembaga agar dapat memberi masukan. Rekomendasi kebijakan atas kajian-kajian yang telah dilakukan Unied juga diharapkan bisa diimplementasikan secara konkret dan membantu menetapkan kebijakan pemerintah.

    "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kemanfaatan LPEI bagi bangsa dan negara, namun kami tidak dapat berjalan sendirian. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kehadiran dan dukungan para stakeholders dalam mendukung revitalisasi peran LPEI," imbuh Sinthya.

    Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengakui kehadiran LPEl selama sembilan tahun menjadi salah satu alat fiskal pemerintah dalam meningkatkan kemampuan dan pembiayaan eksportir.

    "LPEl diberi mandat oleh negara untuk membiayai ekspor bagi industri yang sifatnya prospektif dan strategis. Oleh karenanya, LPEl harus dapat menyasar penyediaan fasilitasnya ke sektor-sektor yang impactful bagi kinerja ekspor nasional dan variabel-variabel makroekonomi lainnya serta aspek-aspek sosial. Sehingga peran LPEl dapat memberikan dampak nyata dan konkret bagi bangsa," ungkap Sri Mulyani.

    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id