Kementerian PUPR Hibahkan 78 Tower untuk Pondok Pesantren

    Ilham wibowo - 20 Februari 2019 11:40 WIB
    Kementerian PUPR Hibahkan 78 <i>Tower</i> untuk Pondok Pesantren
    Sekretaris Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Dadang Rukmana. (Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo)
    Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyerahterimakan aset properti kepada penerima bantuan dari pemerintah pusat. Aset Barang Milik Negara (BMN) tersebut senilai Rp1 triliun.

    Sekretaris Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Dadang Rukmana memaparkan aset yang dihibahkan meliputi rumah susun (Rusun), rumah khusus (Rusus) dan prasarana, sarana dan utilitas (PSU). Penerima bantuan berasal dari pemerintah daerah (Pemda), kementerian/lembaga, universitas dan pondok pesantren.

    "Total aset BMN yang diserahterimakan pada serah terima ini senilai Rp1.094.138.319.989," ujar Dadang dalam laporannya di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu, 20 Februari 2019.

    Menurut Dadang, aset Rusun yang dihibahkan berjumlah 100 tower atau okupansi 1.138 unit. Adapun nilai aset BMN Rusun tersebut totalnya Rp436,1 miliar dan tersebar di 100 lokasi dari 89 kabupaten dan 11 kota.

    "Sebanyak 78 tower atau 242 unit diserahterimakan kepada yayasan pondok pesantren," paparnya.

    Ia melanjutkan, sebanyak enam tower atau okupansi 120 unit dihibahkan kepada pemerintah daerah. Sementara delapan tower lainnnya atau 636 unit diserahterimakan kepada kementerian/lembaga.

    "Sebanyak delapan tower atau 140 unit diserahterimakan kepada pihak Universitas," kata Dadang.

    Adapun aset Rusus yang diserahterimakan sebanyak 3.726 unit dengan nilai aset sebesar Rp583 miliar. Hasil pembangunan Rusus itu tersebar di 85 lokasi pada 51 kabupaten dan enam kota.

    Peruntukkan Rusus tersebut sebanyak 2.673 unit di antaranya diperuntukkan bagi rumah nelayan. Kemudian sebanyak 843 unit diperuntukkan bagi masyarakat pulau terluar, daerah terpencil, daerah tertinggal, dan daerah perbatasan.

    "Sebanyak 124 unit diperuntukkan bagi masyarakat korban bencana, dan 86 unit diperuntukkan sebagai rumah pintar atau rumah sosial," tuturnya.

    Sementara aset bantuan stimulan PSU telah diserahterimakan yakni 13.072 unit dengan nilai aset sebesar Rp74,6 miliar. Hibah PSU ini tersebar di 118 lokasi pada 32 kabupaten dan 12 kota.

    "Bantuan PSU diberikan Kementerian PUPR kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui pengembang perumahan, dalam bentuk pembangunan jalan perumahan," ujarnya.

    Penyerahan aset ini diterima langsung perwakilan penerima bantuan. Penyerahan dokumen naskah hibah disaksikan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid.

    "Aset yang diserahterimakan dapat segera dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik oleh penerima bantuan," pungkas Dadang.

     



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id