Erick Akan Temui Prabowo dan Mahfud Bahas ASABRI

    Fachri Audhia Hafiez - 14 Januari 2020 05:35 WIB
    Erick Akan Temui Prabowo dan Mahfud Bahas ASABRI
    Ilustrasi. Foto : Dok. ASABRI.
    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik negara (BUMN) Erick Thohir siap berkonsultasi dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD terkait penyelesaian masalah PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI). Tiga menteri itu segera berkumpul membahas kasus tersebut.

    "Kita akan berkonsultasi kepada bapak Menhan Prabowo Subianto dan Menkopolhukam Mahfud MD terkait upaya-upaya penyelesaian ASABRI," kata Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga, melansir Antara, Senin, 13 Januari 2020.

    Arya mengatakan Kementerian BUMN telah memiliki sejumlah rencana penyelesaian kasus ASABRI. Namun, rencana itu akan diajukan lebih dulu kepada Menhan dan Menkopolhukam.

    "Kita harapkan nantinya Bapak Menhan dan Menkopolhukam sudah bisa mencari solusi yang terbaik dari yang kami usulkan. Kami memiliki beberapa usulan, maka nanti bersama-sama kita mengambil keputusan atau solusi penyelesaian ASABRI," ujarnya.

    Arya mengatakan, Erick Thohir akan berkonsultasi dengan Prabowo dan Mahfud MD setelah kembali ke Indonesia. Erick tengah mendampingi Presiden Joko Widodo kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab.

    Selain membahas solusi penyelesaian ASABRI, Erick juga akan membahas perombakan pengurus ASABRI dengan Prabowo dan Mahfud MD.

    Sebelumnya, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo menyebutkan memang terdapat kerugian di portofolio dari sisi saham milik PT ASABRI (Persero). Namun, belum diketahui terkait jumlah kerugiannya.

    Kartika masih belum tahu waktu pasti dimulainya terdapat kerugian pada saham ASABRI. Sebab, masih dilakukan investigasi bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    Yang jelas, sekitar dua per tiga saham milik ASABRI kini harganya di bawah penawaran umum perdana (IPO).

    Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia per 13 Januari 2020, dari saham yang dimiliki ASABRI di atas lima persen, sebanyak 8 dari 13 saham tersebut lebih rendah dari harga saat IPO.

    Dari delapan saham tersebut, empat di antaranya termasuk dalam saham gocap alias saham yang mentok di harga terendah di bursa yaitu Rp50 per saham.

    Asabri merupakan perusahaan asuransi jiwa yang diselenggarakan secara wajib untuk memberikan perlindungan finansial untuk kepentingan prajurit TNI, anggota Polri, dan PNS Kemhan.

    Mengutip laman resminya, Senin, 13 Januari 2020, seluruh saham ASABRI dimiliki 100 persen oleh negara yang diwakili oleh Menteri BUMN selaku pemegang saham. ASABRI berdiri pada 1 Agustus 1971 yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 1971.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id