Kadin Minta Kendaraan Over Dimensi dan Over Load Ditindak Tegas

    Husen Miftahudin - 11 Februari 2020 13:44 WIB
    Kadin Minta Kendaraan Over Dimensi dan <i>Over Load</i> Ditindak Tegas
    Truk yang mengangkut barang melebihi muatan di jalan tol - - Foto: MI/Angga Yuniar
    Jakarta: Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Carmelita Hartoto meminta otoritas penyelenggaraan angkutan jalan dan otoritas jalan tol menindak tegas kendaraan over dimensi dan over load (ODOL). Kejadian truk dengan kondisi patah as karena terindikasi Odol di ruas Tol Cipali harus menjadi pelajaran semua pihak.

    Carmelita juga meminta pemain transportasi logistik di jalan raya termasuk para pemilik barang menyadari aturan larangan ODOL. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi yang utama.

    "Keselamatan harus menjadi sasaran utama dalam penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan. Ini tidak bisa ditawar lagi," tegas Carmelita dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Selasa, 11 Februari 2020.

    Carmelita khawatir jika kecelakaan angkutan logistik karena kejadian ODOL di ruas Tol Cipali dibiarkan, maka kondisi serupa bisa terulang kembali. "Sudah saatnya semua pihak mawas diri dan melakukan langkah korektif yang sistematis agar menghindari kejadian serupa ke depan," harap dia.

    Ia mengakui praktik ODOL sudah berjalan sekian lama. Ini harus segera dihentikan meskipun dengan skenario pentahapan berdasarkan kepentingan masing-masing industri terkait.

    "Dukungan dari industri kendaraan dan pendukungnya. Perlu pula mengambil langkah nyata agar dapat tercipta anti-ODOL di industri angkutan logistik jalan raya dengan baik," ungkapnya.

    Sebelumnya, pada Minggu, 9 Februari 2020, terjadi kecelakaan lalu lintas di tol Cipali KM 123+200 lajur 1 arah Jakarta. Dari data yang dihimpun Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, kecelakaan ini terjadi akibat truk ODOL dan mengalami patah as roda belakang.

    Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub sebelumnya telah mengaampanyekan aturan penindakan terhadap kendaraan berat yang terindikasi ODOL.

    "Tentu sangat kami sayangkan. Padahal ini adalah permasalahan yang selalu kita angkat dan kami dari Ditjen Hubdat juga sedang serius memberantas permasalahan ODOL ini," ucap Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id