Cabai Rawit Masih Jadi Biang Kerok Inflasi di Malang

    Daviq Umar Al Faruq - 03 September 2019 11:32 WIB
    Cabai Rawit Masih Jadi Biang Kerok Inflasi di Malang
    Ilustrasi cabai rawit di Pasar Karangploso, Malang, Jawa Timur. FOTO: Medcom.id/Daviq Umar.
    Malang: Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan angka inflasi di Kota Malang pada Agustus 2019 sebesar 0,19 persen. Angka inflasi itu lebih tinggi dari inflasi Provinsi Jawa Timur dan Nasional yang berkisar di angka 0,12 persen.

    Kepala BPS Kota Malang Sunaryo mengatakan inflasi Kota Malang merupakan inflasi tertinggi ketiga se-Jawa Timur setelah Jember sebesar 0,33 persen dan Probolinggo 0,27 persen. Inflasi Kota Malang di Agustus 2019 inu dipicu oleh naiknya harga beberapa komoditi.

    "Mulai dari cabai rawit, tarif sekolah dasar, upah tukang, tarif sekolah menengah pertama, emas perhiasan, daging ayam ras, semen, cabai merah, kacang panjang dan buah apel," katanya, Senin, 2 September 2019.

    "Khusus komoditas cabai rawit ini sudah dua bulan berturut-turut menjadi penyumbang inflasi," imbuhnya.

    Sunaryo menambahkan ada sejumlah kelompok pengeluaran yang memberikan andil atau sumbangan inflasi Kota Malang pada Agustus 2019. Yaitu kelompok sandang 1,30 persen, perumahan, air, listrik gas dan bahan bakar 0,36 persen, pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,36 persen serta bahan makanan sebesar 0,26 persen.

    Sementara itu, tarif sekolah juga berdampak pada inflasi Agustus 2019 di Kota Malang. Lembaga pendidikan yang menyebabkan inflasi itu tarif untuk sekolah tingkat Dasar (SD) maupun SMP.

    "Sedangkan untuk SMA tidak mengalami inflasi justru deflasi dan ini yang memberikan sumbangan besar terhadap inflasi di Agustus ini," ujarnya.

    Di sisi lain, Sunaryo menjelaskan bahwa sensus penduduk pada 2020 bakal menggunakan metode digital. Oleh karena itu dia berharap partisipasi seluruh masyarakat Kota Malang.

    "Nanti sensus 2020 untuk Kota Malang akan online, karena di sini daerah tujuan pendidikan sehingga harapannya partisipasi sensus penduduk online ini lebih tinggi dari daerah lain," pungkasnya.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id