Dirjen PFM Dorong Kerja Sama KUBE dan e-Warong dalam Menyalurkan Pangan

    Gervin Nathaniel Purba - 11 Februari 2020 08:10 WIB
    Dirjen PFM Dorong Kerja Sama KUBE dan e-Warong dalam Menyalurkan Pangan
    Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kementerian Sosial Andi ZA Dulung (Foto:Dok)
    Makassar: Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kementerian Sosial (Kemensos) Andi ZA Dulung ingin hasil usaha dari penerima bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) bisa dipasok ke e-Warong. Upaya ini dinilai dapat saling memberikan keuntungan antar sesama keluarga penerima manfaat (KPM). 

    Selama ini, banyak KUBE yang kerap kebingungan untuk memasarkan hasil usahanya. Di satu sisi, beberapa e-Warong jmembutuhkan pasokan. Terlebih saat ini e-Warong menjual komoditas pangan dari program Sembako Murah, yakni beras, telur, ayam, ikan, daging, sayur-sayuran, dan buah buahan. Komoditas tersebut akan dibeli oleh KPM.

    Untuk itu, Dirjen PFM Andi mendorong para pendamping KUBE untuk membantu mengarahkan kelompok keluarga penerima KUBE agar menyalurkan hasil usahanya ke berbagai e-Warong. 

    "Kami mendorong para pendamping KUBE agar lebih profesional mengarahkan produk KPM agar bisa masuk ke e-Warong," ujar Dirjen PFM Andi, saat memberikan arahan kepada para pendamping KUBE, dalam Kegiatan Penguatan Kapasitas Pendamping KUBE, yang dilaksanakan di Hotel Gammara, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 9 Februari 2020.

    Kegiatan Penguatan Kapasitas Pendamping KUBE dihadiri oleh 233 pendamping KUBE Wilayah III. Wilayah III meliputi bagian timur wilayah Indonesia. Kegiatan dilaksanakan dari Minggu 9 Februari hingga Selasa 11 Februari.

    Dirjen PFM  Andi meminta para pendamping KUBE untuk mendata para penerima KUBE untuk dikelompokkan berdasarkan jenis usaha mereka. Hal ini untuk memudahkan pembagian pasokan ke e-Warong.

    "Misalnya, ada beberapa kelompok KUBE yang hasilkan kacang tanah. Sebisa mungkin nanti dijual di e-Warong," katanya.

    Dirjen PFM Dorong Kerja Sama KUBE dan e-Warong dalam Menyalurkan Pangan

    Upaya ini dinilai dapat menekan penggunaan komoditas impor yang akan dijual di e-Warong dalam melaksanakan program Sembako Murah. Sebab, Andi menemukan e-Warong yang menjual apel dari Tiongkok.

    "Daripada uang hasil transaksinya lari ke Tiongkok, lebih baik uang itu kembali juga ke KPM," tutur Dirjen PFM Andi. 

    Di samping itu, upaya ini juga memberikan peluang bagus bagi para pendamping dalam memantapkan diri untuk terjun dalam dunia bisnis. Terlebih jika mereka berhasilkan memasarkan hasil usaha KUBE ke berbagai daerah. 

    Sebagai informasi, total bantuan yang dikucurkan pemerintah untuk KUBE sekitar Rp360 miliar, meliputi 1.700 KUBE. Nilai bantuan yang dikucurkan ke setiap kelompok penerima bantuan sebesar Rp20 juta per kelompok. 

    Arahan Dirjen PFM disambut baik oleh para pendamping KUBE. Kerja sama KUBE dengan e-Warong dapat meningkatkan kesejahteraan bagi para KPM.

    Dirjen PFM Dorong Kerja Sama KUBE dan e-Warong dalam Menyalurkan Pangan

    "Ini sangat bagus, karena secara langsung ada berkaitan dengan program-program Kemensos di bidang lain. Ini bisa memanfaatkan pengembangan usaha dari KUBE dengan memberikan ruang untuk masyarakat yang mau ambil bahan pangan di e-Warong dalam program Sembako Murah," kata Pendamping Kube Frangky Uduala.

    Franky menangani 11 KUBE di Desa Huyula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. KUBE yang dia dampingi bergerak di bidang pertanian (alat tanam mesin) sebanyak empat kelompok, peternakan sapi sebanyak enam kelompok dan peternakan ayam satu kelompok.

    Untuk mewujudkan keinginan Dirjen PFM, salah satu tantangannya ialah upaya KUBE untuk memenuhi stok permintaan e-Warong. Tingginya permintaan masyarakat, khususnya KPM, membuat e-Warong di daerahnya kerap kehabisan stok.

    Oleh sebab itu, Frangky ingin mendata dahulu jumlah penjualan dari setiap e-Warong dan data stok pangan yang dibutuhkan masyarakat. Kemudian dikoordinasikan dengan KUBE yang didampinginya untuk fokus meningkatkan produksi.

    "Kami sebagai pendamping perlu rajin memberikan motivasi untuk memajukan KUBE," katanya.

    Dirjen PFM Dorong Kerja Sama KUBE dan e-Warong dalam Menyalurkan Pangan

    Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Bantuan Stimulan dan Penataan Lingkungan Kemensos Mangara Simanjuntak mengatakan kegiatan penguatan pendamping KUBE ini bertujuan untuk membuka wawasan para pendamping dalam membantu memasarkan hasil usaha KUBE ke e-Warong. 

    Sekaligus membantu KUBE dalam mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR). "Harapannya KUBE ini bisa bertambah produksinya dan menambah pengetahuan pendamping," tutur Mangara. 

    Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan keakuratan penyaluran bantuan KUBE kepada KPM dan meningkatkan sinergitas antarlembaga melalui pendamping KUBE.

    "Agar tepat sasaran, maka diperlukan kesiapan, dukungan, dan kebijakan sehingga tercipta sinergitas antarlembaga dan hubungan SDM berkompeten," ucap Nur Pujianto.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id