Pemerintah Buka 62 Ribu Ton Impor Bawang Putih

    Eko Nordiansyah - 13 Februari 2020 15:08 WIB
    Pemerintah Buka 62 Ribu Ton Impor Bawang Putih
    Ilustrasi pekerja mengangkut bawang putih. Foto : Medcom/ Roni Kurniawan
    Jakarta: Pemerintah membuka impor 62 ribu ton bawang putih untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Izin impor itu berdasarkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) Kementerian Pertanian untuk 103 ribu ton bawang putih.

    Sekretaris Jenderal Kemendag Oke Nurwan mengatakan SPI diberikan kepada importir yang telah memenuhi persyaratan dari pemerintah pusat. Sementara, sisanya masih harus memenuhi kelengkapan persyaratan sebelum mendapatkan SPI Kemendag.

    "Jadi tergantung mereka. Kan ada persyaratan yang harus dipenuhi. Jadi sekarang yang dinyatakan sudah lengkap kurang lebih 62 ribu ton," kata dia di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Februari 2020.

    Dia menambahkan impor bawang putih akan menambah stok yang diperkirakan habis di akhir Maret ini. Namun, Oke enggan membeberkan jumlah importir serta negara asal impor bawang putih tersebut.

    "Lupa lagi saya harus tanya Pak Dirjen (jumlah importir). Kita buka kok tidak harus dari Tiongkok, India ada. Mungkin begitu (impor seluruhnya dari Tiongkok), tapi enggak masalah," jelas dia.

    Untuk mengendalikan harga bawang putih yang masih tinggi, pemerintah telah menggelontorkan stok yang ada di importir. Bahkan importir, katanya, diminta untuk segera menyebarkan stok bawang putih ke sejumlah distributor demi menurunkan harga.

    "Itu yang baru kita monitor baru setengahnya dari 63 importir, ada stok dan harus segera disebarkan dan yang lainnya juga akan segera. Karena sudah mulai (stok berkurang) itu, karena kebutuhannya itu harus menutup untuk puasa dan lebaran," pungkasnya.
     



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id