Kembali Kinclong, Emas Antam Dibanderol Rp800 Ribu/Gram

    Angga Bratadharma - 21 Februari 2020 10:01 WIB
    Kembali Kinclong, Emas Antam Dibanderol Rp800 Ribu/Gram
    Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
    Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Jumat tercatat kembali menanjak sebesar Rp5.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp795 ribu per gram. Hari ini harga emas Antam berada di posisi Rp800 ribu per gram, sedangkan emas dunia melonjak karena kenaikan jumlah kasus virus korona di Korea Selatan.

    Mengutip laman Logam Mulia Antam, Jumat, 21 Februari 2020, pembelian emas dengan ukuran dua gram yang dijual di Gedung Antam dipatok sebesar Rp1,5 juta. Untuk emas batangan dengan ukuran tiga gram dibanderol sebesar Rp2,30 juta. Sedangkan emas batangan dengan ukuran lima gram harganya yakni Rp3,81 juta.
     
    Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp7,5 juta. Kemudian untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp18,71 juta. Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp37,3 juta.

    Sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non NPWP). Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
     
    Setiap produk emas batangan Antam LM telah mendapatkan Sertifikat London Bullion Market Association (LBMA) untuk menjamin kualitas dan kemurnian produk. Dilengkapi dengan teknologi CertiEye untuk meningkatkan keamanan produk dengan sertifikat yang menyatu dengan kemasan (khusus pecahan 0,5 gram sampai dengan pecahan 100 gram).
     
    Pembelian mengacu pada harga jual Butik Emas LM, lokasi pengambilan atau pengiriman. Pembayaran dilakukan melalui Virtual Account (VA). Stok dapat berubah sewaktu-waktu, dengan masa validasi VA 45 menit setelah dilakukan order pembelian. Produk emas batangan dapat diambil di Butik Emas LM atau dikirim menggunakan ekspedisi rekanan.

    Harga emas naik ke tingkat tertinggi dalam tujuh tahun pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan dapat terjadi karena kenaikan jumlah kasus virus korona di Korea Selatan memicu kekhawatiran atas dampak ekonomi yang lebih luas dari wabah tersebut.
     
    Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik ke level tertinggi sejak Februari 2013, karena logam kuning didukung oleh pembelian teknis investor. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April menambahkan USD8,7 atau 0,54 persen, menjadi USD1.620,50 per ons.

    Di tempat lain, paladium turun 0,7 persen pada USD2.694,08 per ons, setelah menyentuh rekor tertinggi di USD2.841,54 di sesi sebelumnya karena kekhawatiran defisit pasokan. Perak turun 0,3 persen menjadi USD18,34, sedangkan platinum tergelincir tiga persen menjadi USD975,36.
     
    Di pasar berjangka, perak untuk pengiriman Maret naik 0,8 sen atau 0,04 persen, menjadi ditutup pada USD18,319 per ons. Sedangkan platinum untuk penyerahan April anjlok sebanyak USD25,5 atau 2,54 persen menjadi menetap pada USD979 per ons.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id