DJKN Catat Realisasi Lelang Rp26,19 Triliun di 2020

    Eko Nordiansyah - 08 Januari 2021 17:25 WIB
    DJKN Catat Realisasi Lelang Rp26,19 Triliun di 2020
    Ilustrasi penipuan lelang barang sitaan negara - - Foto: Medcom
    Jakarta: Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mencatat realisasi lelang selama 2020 mencapai Rp26,19 triliun. Realisasi tersebut sedikit rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp27,03 triliun.

    Direktur Lelang DJKN Kementerian Keuangan Joko Prihanto mengatakan realisasi lelang pada tahun lalu cukup mengejutkan. Pasalnya realisasi tersebut meningkat signifikan meski sebelumnya terhambat pandemi covid-19.

    "Surprise sampai akhir 2020 lelang bisa bertransaksi kurang lebih Rp26,19 triliun. Prediksi kami karena pandemi perkiraan kami awalnya cuma Rp25 triliun," katanya dalam video conference di Jakarta, Jumat, 8 Januari 2021.

    Ia menambahkan realisasi lelang tahun lalu berasal dari Pejabat Lelang Kelas II Rp13,48 triliun dan Balai Lelang Rp12,80 triliun. Meskipun di tengah pandemi covid-19, tren kinerja lelang dari Pejabat Lelang Kelas II maupun Balai Lelang tetap meningkat.

    "Jadi salah satu kunci sukses di 2020 itu, kita sebenarnya dari sudah lama sejak tahun 2015 sudah mempunyai satu aplikasi lelang.go.id. Disana itu melaksanakan transaksi lelang tanpa kehadiran pembeli tapi penjual harus hadir," jelas dia.

    Akibat larangan berkerumun selama pandemi covid-19, DJKN akhirnya berinovasi untuk mempermudah proses lelang di website tadi. Saat ini lelang tetap bisa dijalankan tanpa kehadiran dari penjual, karena pertemuan dilakukan secara virtual.

    "Begitu dibuat Perdirjen terkait masalah kehadiran pembeli, penjual, pejabat lelang, lelang mulai hidup virtual. Juli akhir, Agustus, Oktober, November, Desember dan trennya mulai kembali naik lagi jadi salah satu kunci sukses 2020," ungkapnya.

    Untuk memperkuat lelang swasta, DJKN membuka akses lelang.go.id untuk Penjabat Lelang Kelas II pada 2021. Dengan demikian, Pejabat Lelang Kelas II dapat melaksanakan lelang non eksekusi sukarela melalui website yang dapat diakses dari seluruh Indonesia.

    Selain itu, DJKN juga akan meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap kepatuhan pelaporan Pejabat Lelang Kelas II, termasuk melalui sinergi pembinaan dengan Pusat Pembina Profesi Keuangan (P2PK), serta melakukan simplifikasi dan regulasi peraturan mengenai Pejabat Lelang Kelas II.  


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id