Pemerintah Bidik PNBP SDA Nonmigas Rp30,01 Triliun

    Eko Nordiansyah - 19 September 2018 18:53 WIB
    Pemerintah Bidik PNBP SDA Nonmigas Rp30,01 Triliun
    Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara. Foto: MI/Arya Manggala.
    Jakarta: Pemerintah bersama Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyepakati kenaikan target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sumber daya alam (SDA) nonmigas. Tahun depan, target PNBP SDA nonmigas naik menjadi Rp30,01 triliun.

    Sebelumnya pemerintah menargetkan PNBP SDA nonmigas dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 sebesar Rp29,82 triliun. Kenaikan dikarenakan perubahan asumsi nilai tukar dari Rp14.400 per dolar Amerika Serikat (USD) menjadi Rp14.500 per USD.

    "Nilai akhirnya Rp30,01 triliun. Apakah dapat disetujui oleh para anggota?" tanya pimpinan rapat Banggar Said Abdullah yang diikuti persetujuan dari para anggotanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

    Baca juga: Kemenkeu Sebut Ada 70 Ribu Pungutan PNBP yang Berlaku

    Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan PNBP SDA nonmigas berasal dari berbagai sektor seperti mineral dan batu bara (minerba), kehutanan, perkikanan, serta panas bumi.

    Secara rinci, target PNBP SDA minerba naik Rp161,8 miliar, dari Rp23,96 triliun menjadi Rp24,12 triliun. PNBP SDA kehutanan naik Rp14,66 miliar, dari Rp4,42 triliun menjadi Rp4,43 triliun. Sedangkan PNBP SDA panas bumi naik Rp8,47 miliar, dari Rp809,47 miliar menjadi Rp817,94 miliar.

    "Untuk PNBP SDA perikanan tidak ada perubahan yaitu Rp625,81 miliar. Sehingga jumlahnya (PNBP SDA nonmigas) dari Rp29,825 triliun menjadi Rp30,01 triliun," pungkas Suahasil.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id