Pemerintah Bisa Terapkan SIN Pajak untuk Optimalisasi Penerimaan Negara

    Eko Nordiansyah - 28 Mei 2021 19:00 WIB
    Pemerintah Bisa Terapkan SIN Pajak untuk Optimalisasi Penerimaan Negara
    Ilustrasi konsep single identity number (SIN) pajak - - Foto: Medcom



    Jakarta: Pemerintah diminta untuk menerapkan konsep single identity number (SIN) pajak agar bisa mengoptimalisasi penerimaan negara di sektor perpajakan. Konsep SIN Pajak akan mendukung transparansi sebagai dukungan atas strategi optimalisasi penerimaan melalui ekstensifikasi dan intensifikasi perpajakan.
     
    Mantan Direktur Jenderal Pajak Hadi Poernomo mengatakan SIN pajak memberikan solusi konkret dalam rangka optimalisasi penerimaan perpajakan. Dengan menggunakan konsep link and match SIN pajak, Direktorat Jenderal Pajak akan dapat memetakan sektor mana yang belum tersentuh pajak atau celah dalam perpajakan. 
     
    "SIN pajak mampu menyediakan data wajib pajak yang belum membayar kewajiban perpajakannya. Uang atau harta baik dari sumber legal maupun ilegal selalu digunakan dalam tiga sektor, yaitu konsumsi, investasi, dan tabungan," katanya dalam webinar Optimalisasi Penerimaan Pajak Melalui Penerapan SIN Pajak demi Kemandirian Fiskal Indonesia, Jumat, 28 Mei 2021.
     
    Ia menambahkan, sektor-sektor tersebut wajib memberikan data dan interkoneksi dengan sistem perpajakan. Artinya seluruh uang yang dimiliki oleh para wajib pajak dari sumber legal maupun ilegal tersebut dapat terekam secara utuh dalam SIN pajak karena dilaporkan juga dalam Surat Pemberitahuan (SPT).
     
    "Wajib pajak yang menghitung pajak dan mengirimkan SPT ke DJP dan SIN pajak akan memetakan data yang benar dan data yang tidak benar, serta data yang tidak dilaporkan dalam SPT. Artinya tidak ada harta yang dapat disembunyikan oleh wajib pajak. Sehingga wajib pajak akan patuh dan jujur melaksanakan kewajiban perpajakannya," ungkapnya. 
     
    Dengan kepatuhan para wajib pajak ini, maka tidak akan ada celah penghindaran kewajiban perpajakan. Dengan optimalisasi penerimaan perpajakan tersebut, tentu penerimaan perpajakan akan mencapai target, bahkan ia meyakini akan dapat melebihi target pajak yang telah ditetapkan. 
     
    "Imbasnya adalah akan tercipta kemandirian fiskal Negara. Berdasarkan hal tersebut, jelas bahwa melalui penerapan SIN pajak akan membantu optimalisasi penerimaan pajak dan mewujudkan kemandirian fiskal Indonesia," pungkas dia.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id